Monday, 20 May 2024
HomeKota BogorPj Wali Kota Bogor Tinjau 2 Lokasi Bencana Longsor 

Pj Wali Kota Bogor Tinjau 2 Lokasi Bencana Longsor 

Bogordaily.net – Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari meninjau ke lokasi rumah ambruk di Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan dan bencana Tembok Penahan Tanah (TPT) di Jalan Raya Cilebut, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal.

Dalam tinjauan itu Hery Antasari didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor Hidayatulloh, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Dani Rahadian.

Kemudian, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perumkim) Kota Bogor Juniarti Estiningsih, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor Rena Da Frina, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bogor Rahmat Hidayat.

Penanganan tanggap darurat pada dan rumah ambruk milik Ma Acih yang dihuni dua kepala keluarga (KK) dan tiga jiwa di RT 004/008 Kelurahan Bondongan dilakukan dengan memasang terpal.

Lalu pembersihan lokasi dari puing-puing dan membongkar sisa material yang bisa membahayakan warga sekitar oleh BPBD bersama petugas gabungan.

Hery Antasari mengatakan, dari sisi prosedur BPBD Kota Bogor sudah sangat berpengalaman dalam melakukan mitigasi dan penanganan kebencanaan.

“Termasuk juga apa yang sudah dilakukan dari unsur kewilayahan, Dinsos, semua, termasuk unsur media, dalam rangka kita menyebarluaskan informasi kepada masyarakat untuk kewaspadaan dan kesiapsiagaan serta penanganan yang dilakukan oleh Pemkot Bogor,” katanya.

Early Warning System

Mengenai sistem peringatan dini atau Early Warning System, seharusnya bisa dilakukan untuk mengantisipasi ataupun meminimalisir dampak bencana di Bogor.

Namun meski itu sudah berjalan, kata Hery Antasari, peristiwa bencana, musibah, seringkali terjadi diluar dari apa yang sudah diprediksi.

Setelah memastikan kondisi warga yang terkena bencana ditangani dengan baik, Hery Antasari menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan juga uang tunai untuk membantu meringankan apa yang dialami korban bencana.

Sementara itu, di lokasi TPT di sisi aliran Sungai Cisadane, Jalan Raya Cilebut, Kelurahan Sukaresmi, Hery Antasari melakukan inspeksi terhadap peristiwa bencana yang berdampak pada menyempitnya akses mobilitas kendaraan di Jalan Raya Cilebut.

Yang menyebabkan kendaraan dari arah Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor menuju Stasiun Cilebut, Kabupaten Bogor harus bergantian.

“Ini akses dua daerah yang sangat krusial, sehingga ada potensi bila tidak ditangani segera maka ini akan menjadi bencana lanjutan, akan semakin tergerus badan jalan, yang dikhawatirkan lama-lama jalur ini putus,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi susulan, BPBD Kota Bogor sudah memasang terpal untuk menghalau air hujan agar tidak langsung mengenai tebing.

Penanganan tanggap darurat juga dilakukan dengan membersihkan puing di lokasi agar tidak menyumbat aliran air sungai Cisadane.(Muhammad Irfan Ramadan) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here