Thursday, 25 July 2024
HomeKabupaten BogorPTPN 1 Regional 2 Ambil Sampah dan Taman Pohon Bareng Aktivis Lingkungan

PTPN 1 Regional 2 Ambil Sampah dan Taman Pohon Bareng Aktivis Lingkungan

Bogordaily.net – Momentum Internasional 2024 yang terpusat di kawasan , diwarnai dengan aksi ambil sampah dan penanaman pohon.

Sejumlah aktivis lingkungan dari berbagai lembaga juga turut serta dalam kegiatan yang terpusat di kawasan Puncak Ajip, Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Minggu 30 Juni 2024.

Manager , Muhammad Reza PDP menjelaskan, kegiatan aksi peduli lingkungan tersebut terselenggara berkat kolaborasi pihak dengan Puncak Ajip (Adventure Jungle Inspiration and Planting).

“Kami mengajak lintas komunitas, muspika setempat untuk bersama-sama merealisasikan kegiatan nyata. Ada dua titik kegiatan yang terselenggara, yang pertama di kawasan 1 dan 2, yang masuk kategori zona merah,” ujar Reza kepada awak media.

Pihaknya juga terus melaksanakan penghijauan dengan memberikan satu bibit pohon kepada pengunjung . Pihaknya juga fokus dalam memulihkan fungsi lahan untuk penghijauan.

2000 Jenis Pohon Ditanam

“Sejauh ini sudah 20.000 berbagai jenis pohon yang sudah kami tanam di area atas kolaborasi kami dengan Puncak Ajip dan Kementerian Lingkungan Hidup,” jelasnya.

Pihaknya juga akan terus melakukan penghijauan di lahan-lahan kritis, termasuk kembali menanam pohon teh di sejumlah titik.

Hal itu dilakukan lantaran banyak lahan yang dijadikan tempat pembuangan sampah (TPS) secara ilegal.

“Kawasan kami berbatasan dengan pemukiman penduduk, sehingga banyak dijumpai sampah rumah tangga dan TPS liar. Kami akan berkoordinasi dengan unsur muspika setempat untuk menentukan titik TPS yang layak, sehingga masyarakat tidak lagi membuang sampah ke area perkebunan,” tandasnya.

Terkait banyaknya bangunan liar yang berdiri di area DAS area , menurutnya, menjaga lingkungan tidak hanya menjadi tugas pihaknya. Seharusnya, lahan HGU milik PTPN tidak memperbolehkan adanya bangunan tanpa izin.

“Menjaga lingkungan terutama kawasan DAS memerlukan kepedulian dari semua pihak. Untuk itu kami tanami pohon untuk mengantisipasi adanya pembangunan lagi. Kami berharap semua pihak bisa bersama-sama menjaga lingkungan,” paparnya.

Kegiatan tersebut juga melibatkan berbagai komunitas dan lembaga, diantaranya Hutan Organik pimpinan Ibu Rosita, Jurnalis Fishing Indonesia (JFI), Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Gunung Salak Organik (GSO) dan PWI Kabupaten Bogor.

Kegiatan tersebut juga mendapat perhatian serius dari BUMN, Pemkab Bogor, BNI, Pemdes Hegar Sari, Pos Pandai Bogor dan Sicabar serta komunitas lainnya serta warga desa setempat.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here