Bogordaily.net– Satreskrim Polresta Bogor Kota melakukan penyelidikan kasus dugaan keracunan makanan di Kampung Babakan RT 01 RW 12, Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.
Penyelidikan yang dilakukan oleh Polresta Bogor Kota dilakukan terhadap para saksi-saksi yang berjumlah 5 orang.
“Peristiwa keracunan makanan itu bermula ketika salah satu warga berinisial M meminta warga untuk menghadiri acara haul yang digelar kediamannya melalui kerabatnya,” kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Luthfi Olot Gigantara, Rabu, 5 Juni 2024.
Namun, kata Luthfi, pemeriksaan terhadap saksi menemui kendala. Hal tersebut karena para saksi yang akan dimintai keterangan masih dalam kondisi sakit.
Langkah selanjutnya yaitu pihak Polresta Bogor Kota berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bogor untuk mengambil sampel makanan dan akan diuji di laboratorium.
“Untuk mencari penyebab atau bakteri yang ada di dalam makanan tersebut,” jelas Luthfi.
Kemudian, lanjut Luthfi, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kepada keluarga korban yang meninggal dunia akibat dugaan keracunan makanan tersebut.
Namun keluarga korban dari yang meninggal dunia tersebut enggan untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah korban.
“Namun demikian, kami tetap melakukan tindakan penyelidikan, sehingga kami bisa memperoleh informasi,” tutup Luthfi.
Ia menambahkan, saat ini jumlah korban tercatat ada 95 orang dan mereka mengalami gejala yang hampir sama, yaitu mual-mual dan muntah serta diare.
Hingga saat ini juga, sambung Luthfi, masih ada korban yang diduga keracunan di Cipaku Bogor yang dalam perawatan pihak rumah sakit. (Muhammad Irfan Ramadan)Â