Thursday, 25 July 2024
HomeKabupaten BogorSurvey Terbaru LS Vinus : Jaro Ade Diposisi Pertama Ungguli Rudy Susmanto

Survey Terbaru LS Vinus : Jaro Ade Diposisi Pertama Ungguli Rudy Susmanto

Bogordaily.net – Lembaga Studi Visi Nusantara (LS Vinus) telah merilis survey terbaru Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Bogor pada 13-22 Juni 2024.

Dalam survei tersebut menempatkan politisi Golkar di urutan pertama dengan elektabilitas 35,56 persen.

Kemudian, yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bogor berada di urutan kedua dengan 22,69 persen.

Posisi ketiga ditempati politisi PPP Rike Iskandar dengan 9,75 persen. Disusul politisi Golkar Sulhajji Jompa dengan 9,06 persen dan mantan Bupati Bogor Iwan Setiawan 7,56 persen.

Selanjutnya, Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor Elly Yasin berada di posisi keenam dengan elektabilitas 5,69 persen, diikuti Ade Wardhana 2,69 persen, Gunawan Hasan 1,56 persen, Fuad Kasyfurohman 0,69 persen dan Aep Saepudin Muchtar 0,63 persen.

Adapun responden yang menjawab tidak tahu sebanyak 3,56 persen dan yang menjawab lainnya 0,56 persen.

Sementara, untuk posisi Calon Wakil Bupati, elektabilitas berada di urutan teratas dengan 31,19 persen, disusul Elly Yasin 28,25 persen, Sulhajji Jompa 11,69 persen, Rike Iskandar 9,13 persen, dan 3,38 persen.

Ade Wardhana berada di urutan keenam dengan elektabilitas 2,69 persen, lalu Gunawan Hasan 1,94 persen, Untung Purwadi 1,81 persen, Aep Saepudin Muchtar 0,94 persen, dan Fuad Kasyfurohman 0,81.

Sebanyak 7,63 persen menjawab tidak tahu dan 0,56 menyebut nama calon lainnya.

Pendiri LS Vinus, Yusfitriadi, mengatakan bahwa, dalam survei ini melibatkan 1.600 orang responden dengan menggunakan metode cluster random sampling.

“Jumlah responden berbasis kecamatan dan diturunkan ke desa dan kelurahan,” kata Yusfitriadi dalam konferensi pers di Cibinong, Kamis 27 Juni 2024.

“Jumlah responden setiap kecamatan dan kelurahan berbeda disesuaikan dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT),” tambahnya.

Menurutnya, teknik pengambilan data dilakukan dengan bertatapan langsung dengan responden memakai metode kontrol dokumentasi.

“Setiap aktivitas mewawancarai responden disertai tag lokasi,” ungkap Yusfitriadi.(Albin Pandita)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here