Saturday, 13 July 2024
HomeNasionalPenyebab Tunggal Putra China Zhang Zhi Jie Meninggal, PBSI: Henti Jantung Mendadak

Penyebab Tunggal Putra China Zhang Zhi Jie Meninggal, PBSI: Henti Jantung Mendadak

Bogordaily.net – Kabid Humas dan Media , Broto Happy, mengumumkan penyebab , dunia, pada Minggu, 30 Juni 2024.

Zhang tiba-tiba jatuh saat bertanding melawan wakil Jepang, Kazuma Kawano, di Badminton Asia Junior Championship (BAJC) 2024, yang berlangsung di GOR Amongrogo, Yogyakarta. Di tengah lapangan, Zhang sempat kejang-kejang sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit.

Pebulu tangkis berusia 17 tahun itu menghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit pada pukul 23.20 WIB. Seluruh pihak yang terlibat berusaha memberikan penanganan terbaik, namun nyawa Zhang tidak tertolong.

“Tim medis telah melakukan pemeriksaan dan pertolongan awal sesuai dengan prosedur. Namun, korban mengalami penurunan kesadaran dan pernapasan yang tidak adekuat. Korban segera dibawa ke RSPAU Dr. Hardjolukito. Sesampainya di UGD, korban dinyatakan tidak ada nadi dan napas spontan, sehingga langsung dilakukan tindakan medis berupa pijat jantung luar dengan alat bantu napas selama 3 jam,” ungkap Broto dalam konferensi pers virtual, Senin, 1 Juli 2024.

“Korban tidak menunjukkan respons sirkulasi spontan dan mulai timbul tanda kematian sekunder. Tim medis menyatakan korban meninggal dunia pada pukul 20.50 kepada pihak ofisial tim dari China,” lanjutnya.

Ada permintaan dari pihak ofisial China agar korban ditransfer ke RS Dr. Sardjito untuk kemungkinan penanganan lebih lanjut.

Korban tiba di UGD RSUP Dr. Sardjito dalam kondisi tidak ada napas dan nadi disertai tanda kematian sekunder.

Di UGD, korban tetap dilakukan tindakan resusitasi jantung dan paru selama satu setengah jam, namun tetap tidak ada respons sirkulasi spontan.

“Berdasarkan hasil dari dua rumah sakit yang merawatnya, kematian Zhang disebabkan oleh henti jantung mendadak,” jelas Broto.

“Setelah dilakukan penjelasan kepada ofisial tim China, tindakan pijat jantung luar dihentikan pada pukul 23.20 WIB. Kesimpulan pemeriksaan dan penanganan korban, baik di rumah sakit Dr. Hardjolukito maupun di RSUP Dr. Sardjito, menunjukkan hasil yang sama.”

akan bertanggung jawab atas seluruh prosedur pengembalian jenazah Zhang. Saat ini, jenazah pebulu tangkis muda China itu masih berada di RSUP Dr. Sardjito menunggu kedatangan orang tuanya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here