Friday, 4 April 2025
HomeNasionalInstagram Meita Irianty Pemilik Daycare Wensen School Depok Diserbu

Instagram Meita Irianty Pemilik Daycare Wensen School Depok Diserbu

Bogordaily.net – Instagram Meita Irianty diserbu netizen pasca kasusnya menganiaya balita viral di media sosial.

Pemilik Wensen School Meita Irianty ini akhirnya ditangkap polisi sebagai buntut kasus penganiayaan yang ia lakukan pada anak berinisial M (2).

Penyidik Polres Metro telah menangkap Meita, pada Rabu (31/7/2024), malam. Penangkapan Meita ini sudah dikonfirmasi oleh pihak kepolisian.

Kapolres Metro Kombes Arya Perdana menyatakan bahwa penangkapan Meita dilakukan setelah gelar penyidikan dan gelar penetapan tersangka.

“Kalau penangkapan tentu gelar penyidikan sudah dilakukan, gelar penetapan tersangka juga sudah kita lakukan oleh kasat reskrim,” jelas Arya, Rabu (31/7/2024).

Arya juga menerangkan, kini penyidik akan menyelidiki kronologi kejadian dari tersangka. Pihaknya akan mendalami apakah ada insiden kekerasan lain sebelum rekaman CCTV serta jumlah total korban selain M di daycare tersebut.

Penganiayaan yang dilakukan Meita terekam kamera CCTV di lokasi kejadian. Video rekaman tersebut sebelumnya viral dan mendapat banyak kecaman dari publik.

Profil Meita Irianti

Meita Irianty atau akrab disapa Tata dikenal sebagai seorang influencer parenting dan pengusaha.

Meita adalah pemilik daycare dan PAUD Wensen School Indonesia (WSI). WSI memiliki cabang di dan Tangerang Selatan.

Meita dikenal publik karena sering membagikan berbagai konten parenting melalui akun TikTok dan Instagram pribadi Meita Irianty @tatarianty.

Namun, setelah namanya menjadi sorotan dalam kasus penganiayaan anak, akun media sosial miliknya saat ini sudah dihapus.

Selain aktif di media sosial, Meita sering diundang menjadi pembicara dalam berbagai seminar sebagai mompreneur. Selain itu, Meita juga aktif menyuarakan kasus kekerasan terhadap anak.

Sebagai pengusaha daycare, Meita mengelola usaha produk kecantikan Sarian Skincare yang diketahui mampu menghasilkan omzet hingga ratusan juta rupiah.

Meita juga menjalankan bisnis makanan bernama Seblak Prasmanan Wensen Food Creative (WSC).

Meita pernah menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Yayasan Pharmasi. Saat ini melanjutkan pendidikan di Fakultas Manajemen Universitas Terbuka. Namun, kini ia berstatus sebagai mahasiswa nonaktif atau sedang cuti.

Kronologis Dugaan Penganiayaan di Daycare

Meita Irianty diduga melakukan penganiayaan terhadap anak berinisial M, berusia 2 tahun.

Aksinya dilakukan di daycare Wensen School Indonesia, yang berlokasi di Cimanggis, .

Kasus penganiayaan Meita diketahui orang tua korban setelah salah satu mantan guru di WSI berinisial A, memberikan laporan padanya. Berdasarkan keterangan A kepada orang tua korban, M ditendang dan dipukul oleh Meita.

“Tanggal 24 Juli itu dilaporkan salah satu staf yang ada di daycare, kebetulan beliau ini sudah resign, dan melaporkan kepada orang tua korban bahwa anaknya sempat dilakukan kekerasan oleh pemilik daycare,” jelas Arya di kantornya, Rabu (31/7/2024).

Adapun setelah memeriksa rekaman CCTV, video tersebut menunjukkan adanya aksi penganiayaan Meita kepada korban beberapa kali hingga menangis.

Orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres . Meita Kemudian ditangkap dan dijadikan tersangka oleh Polres dalam kasus penganiayaan tersebut.

Ditangkap Polisi

Saat penangkapan, Kapolres Metro , Arya mengatakan bahwa saat penangkapan, Meita bersikap kooperatif. Ia juga mengakui bahwa dirinya yang terlihat dalam rekaman CCTV.

“Yang bersangkutan mengakui bahwa dalam CCTV itu adalah dirinya, jadi tidak menyangkal melakukan kekerasan terhadap balita ini,” tutur Arya.

Meita dikenakan Pasal 80 Ayat 1 dan Ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman lima tahun enam bulan.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here