Sunday, 6 April 2025
HomePolitikDi HUT Demokrat, SBY Bicara Soal "Dua Matahari"

Di HUT Demokrat, SBY Bicara Soal “Dua Matahari”

Bogordaily.net – Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pidato politik soal matahari di HUT ke 23 .

Ia menyatakan bahwa hanya boleh ada satu ‘matahari’ dalam negara atau institusi. 

Hal tersebut disampaikan SBY saat berpidato dalam acara HUT ke-23 di kantor partai tersebut di Jakarta, Senin (9/9/2024).

Kepada kader Demokrat, SBY pun menekankan hanya ada satu ‘matahari’ atau pemimpin, yakni Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

SBY pun menilai kepemimpinan yang tidak tunggal akan menimbulkan kekacauan.

“Ada falsafah yang bagus, belajar dari tata surya, apa yang ada dalam alam semesta. Di alam ini hanya ada satu matahari, tidak ada lagi, sama denga yang kita cintai, hanya ada satu matahari, yaitu ketua umum kita,” kata SBY, Senin (9/9).

“Akan kacau dalam sebuah negara, dalam sebuah institusi, termasuk partai politik, kalau mataharinya banyak. Bisa dibayangkan, makin panas karena matahari satu sudah panas, kalau ada dua atau tiga bagaimana?”

SBY pun mengatakan telah melalui periode penuh tantangan selama 10 tahun terakhir. Presiden keenam RI tersebut menyatakan bahwa ada pihak yang tidak ingin Demokrat bergabung ke pemerintahan.

Ketua Majelis Tinggi itu pun mengingatkan para kader soal upaya pengambilalihan pada 2021 silam. 

Waktu itu, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) untuk merebut kepemimpinan dari AHY.

“Ada prahara yang luar biasa, yang kalau Tuhan dan sejarah tidak bersama kita, kita tidak berada di tempat ini hari ini, termasuk saya yang menggagas dan membentuk berdirinya , kita akan gone entah ke mana,” ungkap SBY.

“Ada yang gamblang di mata kita kejadian itu, bakal diambil alihnya pimpinan dan partai ini. Ada yang masih misterius, hanya Tuhan yang tahu,” ujarnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here