Saturday, 5 April 2025
HomeKabupaten BogorMenteri ATR/Kepala BPN RI Buka Pelatihan Sertifikasi Hakim Pertanahan dan Tata Ruang...

Menteri ATR/Kepala BPN RI Buka Pelatihan Sertifikasi Hakim Pertanahan dan Tata Ruang di Cikeas Bogor

Bogordaily.net () beserta Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Muhammad Syarifuddin, membuka langsung pertanahan dan tata ruang di Gedung Pusdatin, Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Rabu 2 Oktober 2024.

Berdasarkan pantauan Bogordaily.net, tiba di sekitar gedung Pusdatin sekira pukul 08.00 WIB, kemudian langsung disambut jajaran Kementerian ATR/BPN dan Mahkamah Agung untuk memasuki ruangan dan membuka acara tersebut.

Dalam sambutanya, menyampaikan ucapan terima kasih dan seluruh pejabat teras jajaran Mahkamah Agung termasuk jajaran Kementerian ATR/BPN hari ini.

Menurutnya, pelatihan ini digelar sebagai program sertifikasi hakim untuk urusan dan konflik terkait pertanahan dan tata ruang.

“Ini untuk pertama kalinya kami menyelenggarakan kegiatan bersama sebuah bentuk kolaborasi antara ATR/BPN dan Mahkamah Agung dengan tujuan untuk memberikan pelatihan, memberikan sertifikasi yang tujuannya adalah untuk menyiapkan para hakim seluruh Indonesia untuk lebih menguasai berbagai urusan isu-isu termasuk penyelesaian sengketa dan konflik dalam urusan pertanahan dan tata ruang,” kata , kepada wartawan di Cikeas Bogor, Rabu 2 Oktober 2024.

Lebih lanjut kata , jika semua peradilan umum peradilan tata usaha negara Indonesia, memiliki hakim-hakim yang memiliki sertifikasi di bidang pertanahan dan tata ruang, nantinya berbagai permasalahan dan kasus-kasus itu bisa diselesaikan dengan baik.

“Sesuai dengan pemahaman bersama dan juga persepsi yang mungkin selama ini masih ada yang berbeda diantara kita. Jadi semangat yang luar biasa ini segera di follow up dengan kegiatan-kegiatan kolaboratif seperti pelatihan dan sertifikasi ini mudah- mudahan lebih baik lagi ke depan. Baik, terima kasih,” jelasnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Ketua Mahkamah Agung RI Muhammad Syarifuddin mengucapkan, terima kasih kepada Menteri ATR/BPN yang sudah menyelenggarakan . Menurutnya sebanyak 80 hakim mengikuti kegiatan pelatihan tersebut.

“Tadi sudah saya sampaikan hari ini kan jumlahnya baru 80 orang, 61 dari peradilan umum 2019 dari tata usaha negara,” ujar Muhammad Syarifuddin.

Ia berharap, kedepannya kegiatan tersebut akan terus berlanjut karena untuk memenuhi kuota hakim  peradilan umum.

“Kalau satu orang hakim peradilan umum ada satu, saya jahit Pak Menteri ada 30 orang hakim peradilan umum. Nggak mampu, nggak tertentu. Itu seketika terpenuhi,” ungkapnya.(Albin Pandita)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here