Bogordaily.net – Ini langkah Satpol PP Kota Bogor untuk menertibkan oknum-oknum pengamen bandel dan anak punk yang mengganggu kenyamanan warga.
Kepala Satpol PP Kota Bogor Agustian Syach menuturkan, dengan program semacam Skuter, merupakan solusi yang efektif untuk mengatasi persoalan pengamen dan anak punk yang selalu kembali turun ke jalan pasca ditertibkan.
“Upaya ini dilakukan Satpol PP Kota Bogor dengan kolaborasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi terkait, layaknya Program Sekuter yang telah ada lebih dahulu untuk penanganan fenomena tawuran antarpelajar,” ungkap Agus, Selasa 10 Desember 2024.
Agus melanjutkan, pihaknya inginnya ke depan ada kolaborasi. Jadi setelah pengamen dan anak punk itu ditangkap, mereka dimasukkan ke Balai Latihan Kerja (BLK) yang dijalankan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) atau program dari Dinas Sosial (Dinsos).
“Jadi mereka diberikan pelatihan soft skill, bisa membuka wirausaha atau bekerja dengan keahlian yang dimiliki setelah pelatihan di BLK,” jelasnya
Agus menjelaskan, lewat cara itu, para pengamen dan anak punk akan memiliki kompetensi bekerja atau berwirausaha sehingga tidak lagi menggantungkan hidup mereka di jalan.
Agus menerangkan, selama ini upaya penanganan yang dilakukan Satpol PP Kota Bogor hanya sebatas mendorong agar para pengamen dapat bekerja dengan tidak memaksa dan tidak mengganggu para pengguna jalan.
“Saya sedang merancang kolaborasi itu. Karena ini bukan soal anggaran tapi kemauan. Mudah-mudahan segera terwujud,” tutup Agus. ***
Muhammad Irfan Ramadan