Bogordaily.net – Yayasan Al Azhar Syifa Budi Cibinong kembali mengadakan bakti sosial untuk ke-11 kalinya dengan berbagai kegiatan, seperti khitanan massal, donor darah, hingga pemeriksaan kesehatan gratis.
Kegiatan ini diselenggarakan di lingkungan sekolah dan menyasar masyarakat sekitar yang membutuhkan, termasuk dari wilayah Depok dan Bogor.
Kepala Yayasan Al Azhar Syifa Budi Cibinong, Dr. H. Edy Junaedi Sastradiharja, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan dasar.
“Kami mengadakan kegiatan ini bekerja sama dengan Ketua Komite SD dan SMP serta seluruh koordinator kelas. Kami melihat dan merasakan bahwa warga sekitar sekolah, bahkan hingga Depok dan Bogor, berada di kelas menengah yang kesulitan untuk menyunat anak-anaknya, baik dengan laser maupun cara biasa. Oleh karena itu, setiap tahun kami mengadakan bakti sosial ini,” ujar Dr. Edy, Sabtu 14 Desember 2024.
Pada kegiatan tahun ini, sebanyak 100 anak mengikuti khitanan massal. Selain itu, tersedia layanan donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, pemeriksaan gigi, GCU (General Check-Up), pengobatan umum, hingga layanan kecantikan.
“Alhamdulillah, semua layanan di sini gratis. Selain sunat, kami juga memberikan peralatan sekolah lengkap, mulai dari alat tulis hingga tas, serta uang sebesar Rp500 ribu untuk setiap peserta. Seluruh dana kegiatan berasal dari panitia,” tambah Dr. Hedy.
Dengan tagline *“Rahmatan Lil Alamin”*, Yayasan Al Azhar Syifa Budi Cibinong ingin memastikan keberadaan sekolah mereka memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Kami berharap kegiatan ini terus bisa kami adakan setiap tahun. Semoga masyarakat yang mengikuti kegiatan ini merasa terbantu, dan kami mohon doa agar sekolah ini semakin maju,” tutup Dr. Edy.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Bakti Sosial Yuli Suliyani Amijaya mengatakan, kegiatan khitanan masal ini bekerjasama dengan Rumah Sakit Trimitra Cibinong Bogor.
“Setiap tahunnya kami bekerjasama sudah selama 11 tahun,”tegasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya dalam mendapatkan layanan kesehatan dasar dan kebutuhan anak-anak yang baru saja dikhitan.***
Ibnu Galansa