Friday, 4 April 2025
HomeKota BogorMengenal Baron van Imhoff: Arsitek Awal Kebun Raya Bogor dan Pengaruhnya pada...

Mengenal Baron van Imhoff: Arsitek Awal Kebun Raya Bogor dan Pengaruhnya pada Kota Bogor

Bogordaily.net adalah salah satu Gubernur Jenderal VOC yang meninggalkan jejak penting dalam sejarah Bogor.

Saat menjelajahi hulu Sungai Ciliwung pada tahun 1744, ia terpesona oleh keindahan dan kesejukan alam Bogor. Wilayah yang diapit oleh Sungai Ciliwung dan Cisadane itu dinilai strategis untuk pengembangan kawasan pertanian dan peristirahatan.

Van Imhoff kemudian memutuskan membangun sebuah vila peristirahatan di tanah yang dahulu merupakan bagian dari ibu kota Kerajaan Pakuan Pajajaran.

Bangunan tersebut dirancang menyerupai Istana Blenheim di Inggris, sebuah hunian mewah dua lantai yang menjadi tempat tinggal resmi Gubernur Jenderal VOC. Vila ini kelak berkembang menjadi Istana Bogor yang kita kenal saat ini.

Namun, warisan terbesar van Imhoff bagi Bogor bukan hanya Istana, melainkan juga cikal bakal .

Sebagai pemimpin VOC yang memiliki visi jauh ke depan, ia menyadari pentingnya kawasan hijau untuk penelitian pertanian dan konservasi tanaman.

Di sekitar istana, ia mulai menanam berbagai jenis pohon yang kelak menjadi fondasi pengembangan kebun botani.

Setelah masa van Imhoff, inisiatifnya semakin berkembang. Pada abad ke-19, Gubernur Jenderal Baron van der Capellen melanjutkan gagasan ini dengan meresmikan lahan di sisi timur istana sebagai kebun botani.

Akhirnya, pada tahun 1817, Gubernur Jenderal Godert van der Capellen dan ahli botani Prof. Caspar Georg Carl Reinwardt mendirikan secara resmi sebagai pusat penelitian botani pertama di Asia Tenggara.

Dampak dari keberadaan terhadap perkembangan kota pun sangat besar. Kawasan ini menjadi pusat penelitian ilmiah, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan menjadikan Bogor sebagai salah satu kota penting dalam sejarah Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, Kebun Raya tidak hanya menjadi tempat riset, tetapi juga destinasi wisata yang menarik ribuan pengunjung setiap tahunnya.

Hari ini, masih berdiri kokoh sebagai simbol kejayaan sejarah yang dimulai dari visi .

Peranannya dalam mengawali pembangunan kawasan hijau ini membuktikan bahwa jejak sejarahnya tetap hidup dalam perkembangan Bogor sebagai kota yang sejuk, hijau, dan penuh warisan sejarah.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here