Bogordaily.net – Buat kalian yang sering pakai motor buat aktivitas sehari-hari, kenali ciri-ciri oli motor yang harus secara rutin diganti!
Oli yang sudah lama dipakai bisa kehilangan kemampuannya melumasi mesin, yang akhirnya bisa bikin motor cepat aus, overheat, bahkan mogok di jalan!
Ciri-Ciri Oli Motor Harus Segera Diganti
Nah, sebelum terlambat, ini dia ciri-ciri oli motor yang harus segera diganti:
1. Warna Oli Sudah Hitam Pekat dan Kotor
Coba cek oli motor kalian, masih bening atau sudah hitam pekat? Oli yang sudah terlalu lama dipakai biasanya berubah warna menjadi sangat gelap dan kotor.
Ini tanda kalau oli sudah bercampur dengan kotoran dan sisa pembakaran di dalam mesin. Kalau warna oli sudah seperti ini, segera ganti dengan oli baru biar mesin tetap bekerja optimal!
2. Tekstur Oli Terlalu Encer atau Terlalu Kental
Oli yang masih bagus punya tekstur yang tidak terlalu cair dan tidak terlalu kental. Kalau oli terlalu encer, tandanya sudah kehilangan viskositasnya dan tidak bisa melumasi mesin dengan baik. Sebaliknya, kalau oli terlalu kental, bisa bikin mesin bekerja lebih berat.
Rutin cek kondisi oli dengan membuka dipstick atau penutup oli. Kalau teksturnya sudah berubah, jangan tunda lagi untuk menggantinya!
3. Mesin Terasa Lebih Panas dari Biasanya
Pernah merasa motor kalian lebih panas dari biasanya, bahkan setelah dipakai sebentar? Ini bisa jadi tanda kalau oli sudah tidak mampu melumasi dan mendinginkan mesin dengan baik.
Jangan anggap sepele! Ganti oli sebelum suhu mesin semakin naik dan berisiko merusak komponen lainnya.
4. Suara Mesin Kasar atau Berisik
Kalau biasanya mesin motor terdengar halus, tapi tiba-tiba jadi lebih kasar atau berisik, bisa jadi ini akibat oli yang sudah tidak bekerja dengan baik.
Oli yang buruk tidak bisa mengurangi gesekan antar komponen mesin, sehingga suaranya jadi lebih kasar. Segera cek dan ganti oli agar mesin kembali bekerja dengan optimal.
5. Tarikan Mesin Berat dan Kurang Responsif
Motor yang tarikannya terasa berat atau kurang responsif bisa jadi tanda kalau oli sudah tidak berfungsi maksimal.
Oli yang sudah jelek membuat gesekan antar komponen mesin semakin besar, sehingga performa motor jadi turun.
Ganti oli secara rutin sesuai dengan rekomendasi pabrik agar mesin tetap bertenaga dan responsif.
6. Muncul Asap Berlebihan dari Knalpot
Kalau motor kalian mengeluarkan asap berlebih, terutama yang berwarna putih atau kebiruan, ini bisa jadi tanda oli sudah bocor ke ruang bakar.
Selain menyebabkan boros oli, kondisi ini juga bisa merusak mesin dalam jangka panjang. Solusinya segera ganti oli dan cek apakah ada kebocoran di bagian mesin. Jika perlu, bawa ke bengkel untuk pemeriksaan lebih lanjut.
7. Sudah Menempuh Jarak 2.000-3.000 KM
Jarak tempuh juga jadi indikator kapan oli harus diganti. Rata-rata, oli motor sebaiknya diganti setiap 2.000 – 3.000 km atau setiap 2-3 bulan, tergantung pemakaian.
Jangan menunggu sampai muncul masalah! Cek odometer dan pastikan mengganti oli secara rutin agar mesin tetap dalam kondisi prima.
Menjaga kesehatan motor tidak hanya soal bahan bakar, tapi juga oli! Oli yang sudah jelek bisa menyebabkan overheat, tarikan berat, suara kasar, bahkan merusak mesin dalam jangka panjang.
Segera ganti oli jika sudah muncul ciri-ciri di atas, dan selalu gunakan oli berkualitas sesuai spesifikasi motor kalian!***