Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor segera menetapkan tanggap darurat bencana usai banjir dan tanah longsor yang menerjang beberapa wilayah Kabupaten Bogor, pada Minggu 2 Maret 2025.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan bahwa, hari ini pihaknya langsung melaksanakan rapat koordinasi penanganan bencana bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Menurut Rudy, bencana yang ada di Kabupaten bogor bukan hanya terjadi di wilayah Bogor selatan. Namun terjadi di beberapa wilayah diantaranya, Kecamatan Citeureup, Gunung Putri, Bojong Gede, Sukajaya, dan beberapa titik lainnya.
“Memang cukup terdampak agak besar di wilayah selatan, Cisarua, dan kita sedang menangani lebih lanjut hari ini pun kami ada rapat koordinasi bersama kepala bnpb pusat dan,” kata Rudy Susmanto
Oleh karena itu, pihaknya memastikan bahwa hari ini akan ditetapkan tanggap darurat bencana di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.
“Insyaallah hari ini segera kita tetapkan status bencana Kabupaten Bogor setelah kita berdiskusi dengan BNPB,” jelasnya.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat 16 Kecamatan dan 28 Desa terdampak bencana banjir dan tanah longsor pada Minggu 2 Maret 2025.
Berdasarkan data yang dirilis BPBD Kabupaten Bogor, ada 8 kecamatan yang terdampak tanah longsor diantaranya, Kecamatan Cijeruk, Desa Cijeruk, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaraja, Desa Cimandala, Desa Nagrak, Kecamatan Megamendung, Desa Kuta, Desa Sukagalih, Desa Gadog, Desa Sukakarya.
Kemudian, Kecamatan Sukamakmur, Desa Sirnajaya Kecamatan Ciawi, Desa Bojong Murni Kecamatan Sukajaya, Desa Harkatjaya, Kecamatan Leuwisadeng, Desa Sadengkolot, Kecamatan Babakan Madang, Desa Bojong Koneng.
Kemudian ada 7 Kecamatan yang terdampak banjir diantaranya, Kecamatan Parungpanjang, Desa Kabasiran, Desa Cibunar, Kecamatan Cisarua, Desa Tugu Utara, Desa Tugu Selatan, Desa Batu Layang, Desa Kopo, Desa Jogjogan, Desa Cibeureum
Selanjutnya, Kecamatan Bojong Gede, Desa Rawa Panjang, Kecamatan Cigudeg, Desa Cilaku, Kecamatan Dramaga, Desa Babakan, Kecamatan Rumpin, Desa Sukasari
Lalu, orang hanyut di Kecamatan Cisarua, Desa Citeko, dan angin kencang di Kecamatan Jasinga, Desa Setu.(Albin Pandita)