Monday, 31 March 2025
HomeTravellingPerjalanan Menuju Kota Pattani Perbatasan Malaysia - Thailand

Perjalanan Menuju Kota Pattani Perbatasan Malaysia – Thailand

Bogordaily.net – Jam menunjukkan angka 03:00 di pagi hari yang menandakan saya harus segera bersiap-siap untuk pergi keluar. Pada hari itu, tanggal 5 Juli 2024 tepatnya hari Jumat, saya dan keluarga saya berangkat menuju Kota Pattani, salah satu kota Islam yang ada di Thailand, yaitu Pattani. Kami berangkat dari kota Merchang yang terletak di distrik Marang, negara bagian Terengganu, Malaysia.

Kami memutuskan untuk berangkat menggunakan jalur darat dengan mobil. Sekitar pukul 04:00 pagi, setelah semua barang sudah siap, kami pun memulai perjalanan. Udara masih dingin dan langit masih gelap.

Di perjalanan, kami sempat menunaikan salat Subuh di salah satu tempat peristirahatan. Suasana Subuh di jalan terasa syahdu, dengan lampu jalan yang samar-samar menemani perjalanan kami.

Setelah salat Subuh, kami melanjutkan perjalanan dan memutuskan untuk berhenti sejenak di Kampung Raja, Malaysia, untuk sarapan. Kami menikmati suasana pagi di kampung tersebut sambil menyantap roti canai dengan kari ayam yang simple tapi lezat.

Melihat proses pembuatan roti canai itu sendiri adalah salah satu kebiasaan saya melihat dalam feeds Instagram, namun kini secara langsung. Setelah perut terisi, kami kembali melanjutkan perjalanan menuju perbatasan.

Saat mendekati perbatasan, kami tiba di tempat imigrasi perahu. Proses imigrasi berjalan cukup lancar, dan tak lama kemudian kami menyeberang menggunakan kapal. Perjalanan menyeberang ini menjadi pengalaman yang seru dan tak terlupakan.

Setelah beberapa jam perjalanan, sekitar pukul 12:00 siang waktu setempat, kami baru tiba di daerah Mayo – La-Nga, Thailand. Kami memutuskan untuk beristirahat sejenak di rest area dan sekalian menunaikan salat Jumat sebelum melanjutkan perjalanan ke Pattani.

Usai menunaikan salat Jumat, kami segera menuju hotel di Pattani. Begitu tiba, suasana nyaman hotel membuat kami merasa lega setelah perjalanan panjang. Setelah beristirahat sejenak dan membersihkan diri, semangat kami kembali pulih untuk melanjutkan petualangan.

Kami memulai dengan berziarah, lalu mengunjungi salah satu pesantren ternama di Pattani. Di sana, kami disambut dengan hangat oleh pemilik pesantren. Kami berbagi cerita dan pengalaman yang membuka wawasan baru tentang kehidupan dan pendidikan Islam di daerah tersebut.

Perjalanan kami semakin berkesan saat mengunjungi beberapa masjid bersejarah yang kaya akan sejarah Islam di Pattani. Kami menyusuri jejak masa lalu, mulai dari masjid tertua yang berdiri kokoh dengan nuansa klasiknya, hingga masjid peninggalan Kerajaan Pattani, yang awal mula sempet hilang tak terurus karena ketutupan semak-semak tumbuhan yang amat sangat lebat, namun kemudian mulai terurus kembali dan dijadikan tempat yang bisa dikunjungi.

Perjalanan kami di Pattani memang tidak berlangsung lama, hanya dua hari. Namun, dalam waktu singkat itu, kami berhasil mengisi hari-hari dengan pengalaman yang luar biasa.

Mengunjungi pasar makanan malam yang ramai dan penuh dengan aroma kuliner khas Thailand, hingga berkunjung ke Sokhla University yang menjadi salah satu pusat pendidikan ternama di kawasan ini, semakin memperkaya perjalanan kami. Kenangan-kenangan ini membuat perjalanan singkat kami terasa sangat berkesan dan tak terlupakan.***

Muhammad Sachio Alifya Rahman – Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here