Bogordaily.net – Film horor Pabrik Gula kini telah viral dan masih tayang di bioskop hingga libur lebaran Jumat 5 April 2025.
Lantaran viral, jumlah penonton menembus angka 1 juta sejak tayang Senin (31/3) lalu.
“Hingga siang ini (Kamis, 3 April 2025), 1.000.000++ orang sudah kesurupan kuda lumping!” tulis akun Instagram Film Pabrik Gula, dikutip Jumat (4/4).
“Terima kasih untuk para buruh online yang sudah menjadi bagiannya,” sebut akun Instagram Film Pabrik Gula.
Bertepatan dengan libur Lebaran, banyak judul film baru yang tayang di bioskop. Salah satunya film Pabrik Gula yang merupakan film horor terbaru dari sutradara Awi Suryadi.
Pabrik Gula adalah film yang diadaptasi dari thread viral karya Simple Man yang juga menulis KKN di Desa Penari.
Bintang papan atas Indonesia, seperti Arbani Yasiz, Ersa Aurelia, dan Erika Carlina didapuk menjadi pemeran utama di film horor komedi ini.
Berikut ini sinopsis film Pabrik Gula yang tengah viral:
Ceritanya mengikuti beberapa pegawai musiman di sebuah pabrik gula, yakni Endah, Fadhil, Dwi, Hendra, Wati, Ningsih, dan Franky.
Setiap tahun pabrik gula tersebut mempekerjakan masyarakat dari desa sekitar untuk mempercepat proses penggilingan tebu saat musim panen.
Awalnya, semua berjalan lancar tanpa ada keanehan. Hingga pada suatu malam, Endah terbangun dan meninggalkan tempat penginapannya untuk mengikuti sosok misterius.
Sejak kejadian malam itu, teror yang semakin meningkat mulai dialami para pekerja.
Teror yang mereka rasakan, seperti kecelakaan kerja yang menimpa salah satu pekerja musiman, hingga meninggalnya seseorang secara tragis di belakang sumur.
Kemudian, terungkap bahwa pabrik tersebut berdekatan dengan kerajaan iblis, sesuatu yang membuat para iblis marah hingga kini menuntut nyawa para pekerja.
Melansir laman TIX ID, film Pabrik Gula dari MD Pictures hadir dalam dua versi di bioskop, yaitu jam kuning dan jam merah.
Versi jam kuning diperuntukkan bagi penonton berusia 17 tahun ke atas, sedangkan versi jam merah khusus untuk usia 21 tahun ke atas.
Jam kuning memiliki durasi 132 menit dan akan ditayangkan di pagi dan siang hari. Sementara jam merah memiliki durasi lebih panjang, 133 menit, dan akan ditayangkan pada malam hari. ***