Sunday, 5 April 2026
HomeKota BogorRS Islam Bogor Terima Alat Anestesi Modern Demi Pelayanan Pasien Lebih Baik

RS Islam Bogor Terima Alat Anestesi Modern Demi Pelayanan Pasien Lebih Baik

Bogordaily.net – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan mendukung penanganan pasien yang lebih optimal, Rumah Sakit Islam Bogor menerima alat anestesi modern.

Acara serah terima dilaksanakan di Ruang Operasi Bilal bin Rabbah 1, Lantai 4 Gedung Umar bin Khattab, RS Islam Bogor pada Senin 6 Oktober 2025.

Penyerahan alat anestesi ini merupakan bentuk komitmen keluarga dalam mendukung peningkatan kualitas serta jangkauan layanan bedah dan prosedur medis yang membutuhkan anestesi di RS Islam Bogor.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran direksi, antara lain Ketua Yayasan RS Islam Bogor  Dwi Sudharto, Direktur RS Islam Bogor, Saptono Raharjo.

Sampaikan Syukur dan Apresiasi

Dalam sambutannya, Dwi Sudharto menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas wakaf yang diberikan.

“Rasa bahagia yang sangat luar biasa pada hari ini kami menerima wakaf satu unit mesin anestesi. Ini melengkapi lampu operasi dan meja operasi. Mudah-mudahan ini menjadi amal jariah yang terus mengalir,” ujar Dwi Sudharto.

Sementara itu, dr. Saptono Raharjo selaku Direktur RS Islam Bogor menambahkan, wakaf ini sangat bermanfaat bagi peningkatan pelayanan RS Islam Bogor.

“Kami bersyukur atas kepercayaan dan kebaikan keluarga besar pewakaf. Ini akan menjadi amal jariyah yang penuh keberkahan serta mendukung kemajuan rumah sakit,” katanya.

Perwakilan keluarga pewakaf, menyampaikan bahwa wakaf ini dapat memberikan manfaat luas.

“Alhamdulillah, kami sekeluarga telah mewakafkan mesin anestesi untuk melengkapi ruang operasi RS Islam Bogor. Semoga menjadi amal jariah untuk almarhum ayah kami, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi pasien yang membutuhkan.” ungkapnya.

Dengan adanya penambahan alat anestesi modern ini, RS Islam Bogor dapat terus meningkatkan mutu pelayanan, khususnya di bidang bedah dan perawatan pasien.

(Ibnu Galansa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here