Thursday, 15 January 2026
HomeKabupaten BogorFDKI IUQI Bogor Gelar Workahop Bertajuk " Podcast di Era Media Sosial"

FDKI IUQI Bogor Gelar Workahop Bertajuk ” Podcast di Era Media Sosial”

Bogordaily.net-Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) IUQI Bogor menggelar Workshop bertajuk “Podcast di Era Media Sosial” pada Kamis, 15 Januari 2026.

Kegiatan tersebut sebagai rangkaian kegiatan Pekan Harlah Satu Dekade IUQI Bogor. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme dari mahasiswa.

Acara dipandu oleh MC Helfa Nur Fitri dan Tuti Zakia, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Jalaludin, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne IUQI yang dipimpin oleh Anisa.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Ibu Hj. Nurul Fadhilah, M.Sos, menyampaikan bahwa workshop ini menghadirkan broadcaster terbaik di Indonesia sebagai upaya meningkatkan kapasitas mahasiswa.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk “mengosongkan gelas” agar siap menerima ilmu dan wawasan baru.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dekan FTIK, Ibu Dr. Ria Rizki Agustini, S.Pd., M.Pd, yang menekankan pentingnya menuntut ilmu bagi setiap muslim. I

a mengutip hadis tentang kewajiban menuntut ilmu serta pesan “tuntutlah ilmu sampai ke negeri China” sebagai motivasi bagi mahasiswa.

Sementara itu, Wakil Rektor III, Bapak Galih Pratama, S.Pd., M.Pd., M.I.Kom, menyampaikan bahwa mahasiswa yang hadir dalam workshop ini adalah orang-orang hebat.

Ia menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari Pekan Harlah Satu Dekade terakhir, karena pada tahun mendatang IUQI akan bertransformasi menjadi universitas. Oleh karena itu, ia mendorong mahasiswa untuk terus kreatif dan inovatif.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan penayangan video profil FDKI serta pemutaran film pendek karya mahasiswa KPI, yang mendapat apresiasi dari seluruh peserta.

Sesi inti workshop dimoderatori oleh M. Irfan Baihaki, dengan menghadirkan pemateri Bapak Andromeda Mercury.

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa di era media sosial saat ini, setiap orang memiliki peluang untuk dikenal luas. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memiliki kepercayaan diri untuk tampil di depan panggung maupun kamera.

Pemateri juga menguraikan pentingnya menggali potensi diri, seperti skill, experience, leadership, growth, performance, creativity, dan training.

Selain itu, ia memaparkan dos and don’ts dalam bermedia sosial, di antaranya konsisten dan menyajikan konten orisinal, serta menghindari kebiasaan terlalu sering memperbarui status, menyebarkan hoaks, dan mengeluh tentang pekerjaan. Ia menegaskan bahwa setiap konten perlu direncanakan dengan matang, termasuk penguasaan komponen vokal saat tampil.

Pada sesi tanya jawab, salah satu mahasiswa Septiyadi, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam semester 5, mengajukan pertanyaan terkait teknik berbicara di depan umum. Ia menanyakan, “Bagaimana caranya untuk menghilangkan kata ‘eee’ setiap berbicara di depan publik?” atau yang dikenal sebagai filler word.

Menanggapi hal tersebut, pemateri menjelaskan bahwa kebiasaan menggunakan filler word dapat dikurangi dengan memperbanyak latihan berbicara, mengatur tempo bicara, serta membiasakan jeda (pause) yang tepat.

Selain itu, penguasaan materi dan latihan vokal secara rutin juga menjadi kunci utama untuk meningkatkan kelancaran berbicara di depan umum.

Workshop ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam dan mahasiswa IUQI lain nya dalam mengembangkan kemampuan komunikasi, kreativitas, serta kepercayaan diri di era digital.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here