Bogordaily.net – Futsal Indonesia vs Irak tidak hanya soal skor. Tapi tentang ketegangan, napas penonton yang tertahan, dan satu tiket perempat final yang akhirnya dikunci rapat.
Di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (31/1/2026), laga matchday ketiga Grup A Piala Asia Futsal 2026 berakhir imbang 1-1. Samuel Eko membawa Merah Putih unggul lebih dulu. Haedr Majed membalas untuk Irak. Skor sama. Dampaknya besar.
Hasil imbang itu cukup. Bahkan lebih dari cukup. Timnas Futsal Indonesia menutup fase grup dengan 7 poin dan berhak menyandang status juara Grup A. Irak juga mengoleksi 7 poin, namun harus puas sebagai runner-up karena kalah selisih gol. Sepak bola—dan futsal—memang sering kejam pada detail kecil.
Sejak awal laga, Garuda tidak datang untuk bermain aman. Hector Souto menurunkan Muhammad Nizar di bawah mistar, didukung Reza Gunawan, Mochammad Iqbal Rahmatullah, Israr Megantara, dan Muhammad Rizki Xavier. Ahmad Habiebie duduk di bangku cadangan. Syauqi Saud disiapkan sebagai supersub. Irak, di bawah Joao Carlos Barbosa, mengandalkan Albustani di gawang, dengan Salim Mawat, Salim Abed, Harith Saad, dan Mustafa Ihsan sebagai motor permainan.
Tekanan datang cepat. Peluang demi peluang tercipta. Bahkan satu tembakan Garuda sempat mencium mistar. Gol akhirnya lahir dari skema sederhana tapi efektif: tendangan ke dalam yang diselesaikan Samuel Eko. 1-0 untuk Indonesia. Publik Jakarta bersorak. Babak pertama ditutup dengan keunggulan itu.
Babak kedua berjalan lebih keras. Menit 22, Harith Saad melepaskan tembakan kencang, masih bisa ditepis Nizar. Namun menit 30, jarak jauh menjadi senjata Irak. Haedr Majed melepaskan sepakan yang tak terbendung. Skor 1-1. Setelah itu tempo naik, tensi meninggi, tapi papan skor membeku hingga peluit akhir.
Futsal Indonesia vs Irak pun resmi menempatkan Garuda di puncak grup. Di laga lain Grup A, Kirgistan menang 3-2 atas Korea Selatan. Kirgistan finis ketiga dengan 3 poin, sementara Korsel terpuruk di dasar klasemen tanpa poin.
Sementara dari Grup B, Thailand tampil konsisten. Mereka menundukkan Vietnam 1-0 dan menyapu bersih tiga laga dengan 9 poin sebagai juara grup. Vietnam menguntit di posisi runner-up dengan 6 poin. Kuwait berada di peringkat ketiga (3 poin), Lebanon menjadi juru kunci (0 poin).
Konsekuensinya langsung terasa. Perempat final AFC Futsal 2026, Selasa, 3 Februari 2026, akan mempertemukan Indonesia vs Vietnam. Di laga lain, Irak berhadapan dengan Thailand. Ini bukan sekadar bagan. Ini peta tantangan baru.
Indonesia kini bersiap. Vietnam bukan lawan asing. Thailand, yang kini menunggu Irak, juga bukan tim yang bisa diremehkan. Piala Asia mulai memasuki fase serius. Kesalahan kecil bisa berujung pulang lebih cepat.
Futsal Indonesia vs Irak telah selesai. Tapi kisah Garuda belum. Dari hasil imbang yang terasa seperti kemenangan ini, satu pesan menguat: Indonesia tidak lagi sekadar peserta. Ia sudah menjadi penantang. Dan di turnamen sebesar Asia, status itu mahal harganya.***
