Bogordaily.net – Mantan Suami Ratu Qorry ikut menjadi sorotan publik seiring mencuatnya pengakuan mengejutkan Ratu Qorry yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.
Nama Ratu Qorry mendadak viral setelah tampil sebagai bintang tamu dalam podcast dr Richard Lee, di mana ia secara terbuka mengaku sebagai korban dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh seorang oknum pendakwah berinisial HRA.
Dalam tayangan podcast tersebut, Ratu Qorry menyampaikan kisah pahit yang dialaminya dengan nada tenang. Perempuan asal Banten itu dikenal sebagai ibu dari tiga anak.
Ia mengungkap bahwa peristiwa dugaan pelecehan tersebut terjadi pada 2024, saat dirinya masih berstatus sebagai istri sah, meski kondisi rumah tangganya kala itu tengah berada di titik renggang.
Ratu menjelaskan, konflik rumah tangga membuatnya berusaha lebih mendekatkan diri pada kegiatan keagamaan. Ia kemudian mengikuti sejumlah kajian yang mempertemukannya dengan sosok pendakwah berinisial HRA.
Dari pertemuan itulah, menurut pengakuannya, terjadi peristiwa yang tidak diinginkan. “Terjadilah kejadian yang tidak diinginkan, yaitu pelecehan itu,” ujar Ratu dalam podcast yang tayang di kanal YouTube @drRichardLeeMARS.
Pengakuan tersebut semakin menarik perhatian publik lantaran Ratu menyebut pertemuannya dengan HRA berlangsung cukup lama, bahkan hingga sembilan jam.
Ia mengaku berada dalam kondisi psikologis yang tidak stabil dan merasa kehilangan kendali atas dirinya. Situasi itu, menurutnya, berujung pada dugaan tindakan asusila yang kini dilaporkan ke pihak kepolisian.
Namun demikian, Ratu menyebut proses hukum yang ditempuh sejauh ini belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Oknum pendakwah berinisial HRA bahkan dikabarkan masih aktif berdakwah seperti biasa. Hal ini memicu reaksi warganet yang mempertanyakan penanganan kasus tersebut.
Tak hanya itu, Ratu Qorry juga mengungkap dugaan bahwa korban dalam kasus ini bukan hanya dirinya. Ia menyebut jumlah korban bisa mencapai lebih dari sepuluh orang, mulai dari perempuan yang telah menikah hingga gadis muda, dengan pola kejadian yang disebut serupa. Pernyataan ini menambah tekanan publik agar kasus tersebut ditangani secara serius.
Di sisi lain, perhatian publik juga tertuju pada kehidupan pribadi Ratu, termasuk kisah perceraiannya. Ratu mengonfirmasi bahwa dirinya kini telah resmi bercerai.
Ia menegaskan, perceraian tersebut bukan terjadi secara mendadak, melainkan akibat konflik rumah tangga yang sudah berlangsung sebelum kasus dugaan pelecehan itu mencuat.
Mantan Suami Ratu Qorry kemudian menjadi topik yang banyak dicari warganet. Berdasarkan sejumlah informasi yang beredar, mantan suami Ratu disebut bernama Ameng.
Nama tersebut muncul dari berbagai potongan video yang beredar di media sosial, meski tidak pernah dikonfirmasi secara resmi oleh pihak terkait. Hingga kini, identitas mantan suami Ratu Qorry tidak banyak diekspos ke publik.
Dalam sesi wawancara, dr Richard Lee juga mengajukan sejumlah pertanyaan kritis terkait alasan Ratu bisa terlibat lebih jauh dengan HRA.
Menanggapi hal itu, Ratu mengaku sempat dijanjikan akan dinikahi serta diberi modal usaha. Janji tersebut, ditambah kondisi emosional akibat masalah rumah tangga, membuatnya lengah dan mudah percaya.
Mantan Suami Ratu Qorry dan kisah rumah tangga yang berakhir di tengah badai persoalan ini menjadi bagian dari cerita besar yang kini terbuka ke publik. Di tengah sorotan yang terus bergulir, masyarakat berharap proses hukum dapat berjalan transparan dan adil. Kasus ini pun dinilai menjadi pengingat penting tentang perlindungan terhadap perempuan, sekaligus perlunya kehati-hatian dalam membangun kepercayaan, terutama di ruang-ruang yang seharusnya aman.***
