Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor gerak cepat menanggapi warga Bojonggede yang viral akibat rudingan menjual es berbahan spons.
Bupati Bogor Rudy Susmanto melalui Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Kecamatan Bojonggede dan Pemerintah Desa Rawa Panjang langsung turun tangan.
Bantuan diberikan kepada keluarga bapak Suderajat di kediamannya yang saat ini tengah direnovasi melalui program pokir dewan yang bersumber dari APBD Kabupaten Bogor.
Kemudian, pa Suderajat didaftarkan sebagai penerima BPJS Kesehatan PBI. Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dibantu melalui program tahun 2025 yang kini sedang dibangun.
Pendamping PKH dan PSM rutin memantau kondisi keluarganya. Dua anaknya yang sempat putus sekolah kini kembali belajar lewat Sekolah Rakyat, lengkap dengan seragam dan kebutuhan sekolah.
Bantuan awal datang dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Melalui perangkat wilayah dan dinas terkait, Pemkab Bogor menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok untuk meringankan beban keluarga Sudrajat.
Sekretaris Kecamatan Bojonggede Elfi Nila Hartanti, menjelaskan bahwa, dari data sementara, satu anak Sudrajat masih bersekolah, sementara tiga lainnya tidak lagi mengenyam pendidikan formal.
“Kami akan membantu agar anak-anak bisa kembali mengenyam pendidikan, sesuai dengan arahan dan perintah presiden,” kata Elfi, Rabu 28 Januari 2026
Ia menambahkan, kasus ini menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk lebih aktif memantau kondisi sosial masyarakat di wilayahnya.
“Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami untuk lebih memperhatikan warga sekitar, khususnya terkait akses pendidikan,” tambahnya.
Sebelumnya diketahui, Pedagang es gabus asal Kecamatan Bojonggede viral di media sosial dituding menggunakan bahan spons oleh aparat TNI dan Polisi saat tengah berjualan di wilayah Kemayoran, Jakarta, pada Sabtu 24 Januari 2026 lalu.***
Albin
