Bogordaily.net – Polisi kini sedang menyelidiki kabar penambang emas yang dikabarkan tewas akibat gas beracun di Perusahaan Emas Antam, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, pada Rabu 14 Januari 2026.
Berdasarkan informasi yang beredar, sebanyak lima orang pekerja meninggal dunia saat sedang melakukan penambangan.
Kemudian, berdasarkan informasi lainnya dari pesan berantai, diperkirakan ada 120 orang meninggal di dalam lubang tambang akibat gas beracun.
Kapolsek Nanggung AKP Ucup Supriatna menjelaskan bahwa, pihaknya saat ini sedang mengecek lokasi yakni perusahaan Antam untuk mendalami kejadian tersebut.
“Jadi kita juga di antam dengan antam kebetulan kita masih menunggu dari antam juga, kita ga bisa masuk ke dalam masih ada asap,” kata AKP Ucup, Rabu 14 Januari 2026.
Menurutnya, Polisi belum dapat memastikan kejadian tersebut karena gas beracun maupun tanah longsor.
“Belum tentu gas beracun, belum tentu, kalau yang jelas bukan longsor bukan dan bukan karyawan antam,” jelasnya.
Sementara itu, hingga saat ini Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan jumlah korban.
“Belum kita juga masih di antam ini sama antam. nunggu (laporan) dari pihak antamnya, ini memastikannya ke sana jauh juga,” ujar AKP Ucup.
“Tapi yang jelas belum akurat belum pasti, karena kita ga sembarang masuk juga. belum tentu benar, masih diselidiki,” tambahnya.***
Albin
