Saturday, 7 March 2026
HomeHiburanPengakuan Mantan Talent Bongkar Dugaan Setting Konten Giveaway Willie Salim, Ini Kronologinya

Pengakuan Mantan Talent Bongkar Dugaan Setting Konten Giveaway Willie Salim, Ini Kronologinya

Bogordaily.net – Konten giveaway milik kreator digital Willie Salim tengah menjadi perbincangan luas di media sosial. Sorotan publik muncul setelah seorang pria bernama Risky mengaku pernah terlibat sebagai talent dalam salah satu video giveaway yang dibuat Willie Salim dan menyebut bahwa konten tersebut diduga telah diatur sejak awal proses produksi.

Pengakuan Risky disampaikan dalam sebuah tayangan di kanal YouTube Denny Sumargo yang tayang pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Dalam wawancara tersebut, Risky membeberkan pengalaman pribadinya saat terlibat dalam pembuatan konten yang menampilkan aksi berbagi hadiah kepada masyarakat.

Risky mengungkapkan bahwa dirinya dihubungi oleh asisten Willie Salim dan ditawari untuk terlibat sebagai talent.

Ia diminta berperan sebagai pengemudi ojek online dalam sebuah skenario yang telah disepakati sebelumnya bersama tim internal kreator tersebut.

“Menurut saya settingan karena awalnya kita perjanjian dulu sama pihak orang yang kerja di Willie,” ujar Risky.

Dalam pengakuannya, Risky menjelaskan bahwa pertemuan antara dirinya dan Willie Salim dalam video tersebut tidak terjadi secara spontan seperti yang ditampilkan kepada publik.

Adegan tersebut telah dirancang sebelumnya agar terlihat natural seolah terjadi secara kebetulan di jalan.

Tak hanya itu, Risky juga diminta menjalankan peran tertentu sesuai alur cerita konten.

Salah satunya adalah mencari pohon pisang yang kemudian dibawa ke rumah Willie Salim sebagai bagian dari narasi video giveaway.

Dalam tayangan video, Risky terlihat menerima uang tunai sebesar Rp2 juta sebagai hadiah giveaway.

Namun, ia mengungkapkan bahwa uang tersebut tidak benar-benar menjadi miliknya. Setelah proses pengambilan gambar selesai, uang itu diminta kembali oleh tim produksi.

“Duitnya kita kasih dia lagi, diambil timnya,” ungkap Risky.

Sebagai kompensasi atas keterlibatannya sebagai talent, Risky menyebut dirinya hanya menerima bayaran sebesar Rp500 ribu.

Pengakuan ini kemudian memicu beragam reaksi dari warganet, terutama terkait transparansi dan keaslian konten giveaway yang selama ini dikonsumsi publik.

Menanggapi isu yang berkembang, Willie Salim akhirnya memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya.

Ia menegaskan bahwa konten yang dipersoalkan merupakan bagian dari storytelling, dramatization, dan re-enactment yang lazim digunakan dalam produksi konten digital, serta tidak dimaksudkan untuk menipu audiens.

“Kalau ada perbedaan antara yang disampaikan di konten dan yang terjadi di lapangan, itu jadi bahan evaluasi buat aku,” tulis Willie Salim.

Willie juga menjelaskan bahwa konten giveaway tersebut merupakan produksi lama yang dibuat pada tahun 2023.

Ia menyebut pengalaman tersebut sebagai bagian dari proses pembelajaran dirinya dalam berkarya sebagai kreator konten di media sosial.

Meski menyatakan terbuka terhadap kritik dan masukan dari publik, Willie Salim menegaskan penolakannya terhadap tindakan doxing serta ancaman yang menyasar dirinya maupun pihak-pihak di sekitarnya.

Ia meminta agar ruang diskusi tetap dijaga secara sehat tanpa melanggar privasi individu.

Kasus ini pun kembali memantik diskusi luas mengenai batas antara konten hiburan, storytelling, dan kejujuran dalam industri kreator digital, khususnya pada konten giveaway yang kerap menyita perhatian publik.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here