Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah mempersiapkan pembangunan Alun-alun Kabupaten Bogor yang berlokasi di kawasan Kecamatan Cibinong.
Proyek ini direncanakan menjadi salah satu hadiah spesial bagi masyarakat menjelang perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang akan berlangsung pada Juni 2026 mendatang.
Keberadaan alun-alun ini juga disebut sebagai langkah besar Pemkab Bogor dalam menghadirkan ruang terbuka publik yang representatif, mengingat Kabupaten Bogor selama ini belum memiliki alun-alun utama seperti daerah lain
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengungkapkan bahwa pembangunan alun-alun ini merupakan arahan langsung dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
“Pak Bupati ingin dibuatkan Alun-alun Kabupaten Bogor yang saat ini kan belum punya, jadi pak Bupati ingin konsepnya berada di kawasan Tegar Beriman,” ujar Ajat.
Kawasan Tegar Beriman sendiri selama ini dikenal sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Bogor, sehingga alun-alun ini diharapkan menjadi ikon baru sekaligus ruang interaksi masyarakat.
Rencana Lama Sejak 2015 Kini Direalisasikan
Ajat menjelaskan bahwa ide pembangunan alun-alun sebenarnya sudah lama masuk dalam perencanaan daerah.
Ia menyebut, konsep ini telah disusun sejak tahun 2015, ketika dirinya masih menjabat sebagai Kepala Bappedalitbang Kabupaten Bogor.
“Jadi nanti terintegrasi mulai dari Taman Siliwangi, Masjid Baitul Faizin, Lapangan Tegar Beriman, Cibinong Situ Plaza, hingga ke Siliwangi Teater,” katanya.
Integrasi kawasan ini akan menciptakan pusat ruang publik baru yang tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga destinasi kegiatan budaya, olahraga, hingga aktivitas masyarakat.
Salah satu perubahan besar dalam proyek ini adalah transformasi kawasan pemerintahan yang sebelumnya terkesan tertutup menjadi ruang terbuka yang ramah warga.
Ajat mengatakan, Bupati Bogor menginginkan kawasan Lapangan Tegar Beriman benar-benar dapat diakses masyarakat tanpa batasan pagar.
“Pak Bupati ingin ga ada pager gerbang di depan Lapangan Tegar Beriman dan hilang pindah ke belakang. Jadi, area Lapangan Tegar Beriman itu betul-betul area terbuka,” bebernya.
Langkah ini dinilai sebagai simbol keterbukaan pemerintah sekaligus upaya menghadirkan ruang publik yang lebih inklusif.
Anggaran Rp11 Miliar, Mulai Dikerjakan Februari
Ajat menyampaikan bahwa dari sisi perencanaan teknis, proyek ini sudah cukup matang.
Detail Engineering Design (DED) telah diselesaikan oleh Bagian Umum Setda Kabupaten Bogor, sementara proses lelang konstruksi saat ini masih berjalan.
“Anggaran sekitar Rp11 miliar dan mulai pengerjaan di Februari,” terangnya.
Dengan anggaran tersebut, pembangunan alun-alun diharapkan dapat menghadirkan fasilitas lengkap seperti taman, area pedestrian, ruang duduk publik, serta sarana pendukung lainnya.
Pemkab Bogor menargetkan pembangunan dapat selesai tepat waktu sebelum perayaan Hari Jadi Bogor.
Ajat optimistis pengerjaan selama lima bulan cukup untuk menuntaskan proyek tersebut.
“Februari, Maret, April, Mei, Juni. Jadi, sudah selesai harusnya,” tandasnya.
Jika sesuai jadwal, Alun-alun Kabupaten Bogor akan menjadi salah satu proyek monumental yang dikenang sebagai hadiah HJB ke-544 sekaligus ikon baru Kabupaten Bogor di pusat Cibinong.
