Sunday, 11 January 2026
HomeHiburanSpecial Show “Mens Rea” Pandji Pragiwaksono Meledak di Netflix

Special Show “Mens Rea” Pandji Pragiwaksono Meledak di Netflix

Bogordaily.net – Materi special show terbaru Pandji Pragiwaksono bertajuk Mens Rea sukses mencuri perhatian publik sejak tayang di Netflix.

Hanya dalam waktu sekitar sepekan, pertunjukan stand-up comedy tersebut langsung melesat menjadi TV Show nomor satu di Indonesia, mengalahkan berbagai judul populer lain di platform streaming tersebut.

Capaian ini sekaligus mencatatkan sejarah baru bagi dunia komedi Tanah Air. Mens Rea menjadi konten stand-up comedy Indonesia pertama yang tayang di Netflix dan langsung memuncaki daftar tontonan terpopuler.

Fenomena ini menegaskan daya tarik Pandji sebagai komika sekaligus kekuatan materi yang diusung dalam pertunjukan tersebut.

Popularitas Mens Rea tidak hanya terlihat dari angka penonton, tetapi juga dari gelombang diskusi yang muncul di ruang publik.

Materi yang disampaikan Pandji dinilai berani, tajam, dan menyentuh isu-isu sensitif yang jarang diangkat secara terbuka dalam format hiburan.

Hal ini memicu beragam respons, mulai dari masyarakat umum hingga tokoh-tokoh penting di tingkat nasional.

Pandji sendiri mengakui bahwa ia memang memperkirakan akan muncul reaksi dari publik karena Mens Rea masuk ke pasar yang lebih luas melalui Netflix.

Namun, skala respons yang muncul jauh di luar dugaan. Reaksi datang dari berbagai lapisan, termasuk pejabat negara dan lingkar kekuasaan, yang menandakan bahwa materi dalam pertunjukan tersebut dianggap relevan dan berdampak.

Dampak paling mengejutkan bagi Pandji adalah munculnya perhatian langsung dari lingkungan Istana.

Dalam waktu kurang dari satu minggu sejak penayangan Mens Rea, ia mendapatkan ajakan untuk berdialog.

Bagi Pandji, hal tersebut menjadi momen penting sekaligus sensitif, mengingat posisinya selama ini dikenal kritis terhadap berbagai isu sosial dan politik.

Pandji menegaskan bahwa keterbukaannya untuk berdiskusi tetap disertai prinsip transparansi.

Ia menginginkan setiap pertemuan dilakukan secara terbuka dan terdokumentasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di publik.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here