Friday, 30 January 2026
HomeViralSudah Dapat Motor dari Kapolres Depok, Kini Sudrajat Pedagang Es Gabus Berharap...

Sudah Dapat Motor dari Kapolres Depok, Kini Sudrajat Pedagang Es Gabus Berharap Bisa Punya Mobil

Bogordaily.net – Nama Sudrajat, pedagang es gabus di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, belakangan menjadi sorotan publik setelah dirinya viral karena tuduhan tidak berdasar.

Ia sempat dituding menjual es gabus berbahan spons bedak, sebuah kabar yang menyebar luas di media sosial dan membuat hidupnya berubah dalam sekejap.

Meski kasus tersebut sudah berakhir dengan permintaan maaf dari pihak terkait, serta hadiah sepeda motor dari kepolisian, Pak Sudrajat ternyata masih menyimpan satu harapan lain yang cukup mengejutkan.

Dalam sebuah acara bincang-bincang televisi, Pak Sudrajat secara spontan mengungkapkan keinginannya untuk memiliki sebuah mobil.

Hal itu disampaikan dengan gaya khasnya yang sederhana namun mengundang senyum.

“Saya mau minta mobil, takut mobil,” selorohnya saat ditanya mengenai hadiah motor yang diterimanya dari Kapolres Depok.

Ucapan tersebut sontak menjadi perhatian karena menunjukkan betapa lugu dan polosnya Pak Sudrajat di tengah badai persoalan yang menimpanya.

Ingin Ajak Keluarga Jalan-jalan Bersama

Di balik permintaannya yang terdengar jenaka, tersimpan alasan yang sangat menyentuh.

Pak Sudrajat mengaku ingin memiliki mobil bukan untuk gaya-gayaan, melainkan demi bisa membawa keluarganya bepergian dengan lebih nyaman.

“Mobil buat jalan-jalan sekeluarga,” tambahnya sambil tersenyum.

Namun, ia juga mengungkapkan keterbatasannya karena dirinya tidak bisa mengemudi. Jika suatu hari impian itu terwujud, ia berharap anaknya bisa menjadi sopir keluarga.

Meski kini mulai tersenyum kembali, Pak Sudrajat tidak menampik bahwa kejadian viral tersebut meninggalkan luka yang dalam.

Ia menceritakan pengalaman pahit saat dirinya didatangi sekelompok orang, mengalami intimidasi, bahkan kekerasan fisik.

Ia mengaku sempat dipukul di bagian dada dan dipaksa memakan dagangannya sendiri.

“Trauma saya, badan saya lemas, kepala pusing,” ungkap Pak Sudrajat.

Akibat tekanan mental itu, ia sempat jatuh sakit dan memilih berhenti berjualan selama beberapa hari karena ketakutan.

Di tengah ramainya perhatian publik, pengacara kondang Hotman Paris sempat menawarkan bantuan hukum secara cuma-cuma kepada Pak Sudrajat.

Namun, pedagang sederhana itu justru memilih jalan damai.

“Maafin saja, Yang Maha Kuasa sudah tahu,” ucapnya dengan tulus.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here