Monday, 19 January 2026
HomeHiburanUlang Tahun ke-30 Jennie BLACKPINK Tuai Kritik, Pesta Klub Malam Dinilai Berisiko...

Ulang Tahun ke-30 Jennie BLACKPINK Tuai Kritik, Pesta Klub Malam Dinilai Berisiko dan Picu Kekhawatiran

Bogordaily.net – Perayaan ulang tahun ke-30 Jennie BLACKPINK yang seharusnya menjadi momen penuh kebahagiaan justru berubah menjadi bahan perdebatan hangat di media sosial.

Alih-alih hanya dibanjiri ucapan selamat dan pujian, pesta glamor sang idol menuai kritik tajam karena dinilai berpotensi membahayakan keselamatan.

Jennie merayakan hari jadinya pada 17 Januari 2026 dengan menggelar pesta eksklusif di sebuah klub malam di Tokyo, Jepang.

Dari sejumlah potret dan video yang beredar, pesta tersebut tampak mewah dengan konsep ala nightlife kelas atas: ruangan penuh tamu, penari profesional, aliran sampanye, serta botol minuman yang dihiasi sparklers atau kembang api kecil.

Namun justru elemen pesta itulah yang memicu gelombang kekhawatiran publik.

Kembang Api di Dalam Ruangan Jadi Sorotan

Banyak netizen menilai penggunaan kembang api di dalam ruang tertutup sebagai tindakan ceroboh dan berisiko tinggi. Kekhawatiran ini tidak muncul tanpa alasan.

Perayaan Jennie disebut memiliki kemiripan dengan insiden kebakaran bar di Swiss yang terjadi sekitar dua minggu sebelumnya.

Kebakaran tersebut dilaporkan dipicu oleh penggunaan kembang api pada botol sampanye di dalam ruangan dan berujung tragedi besar, dengan puluhan korban meninggal dunia dan ratusan orang mengalami luka-luka.

Pasca kejadian itu, pemerintah setempat bahkan langsung melarang penggunaan kembang api di klub malam.

Perbandingan inilah yang membuat publik mempertanyakan aspek keselamatan dalam pesta ulang tahun Jennie.

Reaksi Netizen Terbelah

Kolom komentar di berbagai platform pun dipenuhi perdebatan. Sebagian netizen melontarkan kritik keras dan menilai pesta tersebut menunjukkan kurangnya kesadaran akan keselamatan.

“Apa mereka sudah tidak waras…? Insiden di Swiss baru saja terjadi dua minggu lalu,” tulis seorang netizen.

“Kurangnya kesadaran akan keselamatan. Mereka sendiri yang bisa celaka,” komentar lainnya.

“Kembang api dalam ruangan benar-benar harus diperhatikan,” tambah netizen lain.

Tak sedikit pula yang menyoroti standar ganda dalam reaksi publik. Beberapa komentar menyebut bahwa jika pesta serupa dilakukan oleh idol pria, kemungkinan besar kritik yang muncul akan jauh lebih keras.

Di sisi lain, sebagian penggemar mencoba mengambil posisi yang lebih moderat. Mereka mengakui bahwa kekhawatiran soal keselamatan adalah hal yang wajar, namun menyerang Jennie secara personal dinilai tidak tepat.

Ada pula yang menekankan bahwa faktor keselamatan seharusnya menjadi tanggung jawab pihak klub dan penyelenggara acara, bukan semata-mata sang artis.

“Aku benci orang-orang yang menjadikan ini alasan untuk menyerangnya (Jennie), tapi kekhawatiran ini bisa dimengerti. Aku suka Jennie, jadi aku berharap dia tetap sehat dan memiliki karier panjang. Semoga para penggemarnya bisa menyampaikan hal ini dengan baik,” tulis seorang netizen.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here