Bogordaily.net  – Nama Fajar Sadboy kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah muncul tangkapan layar yang disebut-sebut sebagai daftar riders miliknya.
Dokumen tersebut ramai dibahas warganet di platform X sejak Kamis, 8 Januari 2026, lantaran berisi sederet permintaan yang dianggap tak biasa untuk ukuran seorang selebgram.
Tangkapan layar yang beredar memperlihatkan percakapan WhatsApp yang diduga dikirim oleh pihak yang mengatasnamakan tim Fajar Sadboy.
Dalam percakapan itu tercantum berbagai kebutuhan teknis, konsumsi, hingga fasilitas pendukung yang diklaim sebagai syarat sebelum Fajar tampil di sebuah acara.
Sorotan utama warganet tertuju pada permintaan transportasi berupa mobil Toyota Alphard, yang dinilai terlalu mewah jika dibandingkan dengan standar umum kerja sama influencer.
Selain itu, daftar konsumsi yang tercantum juga memicu perdebatan karena memuat produk-produk premium.
Daftar Riders Fajar Sadboy
Beberapa item yang disebutkan antara lain anggur hijau Muscat tanpa biji, air mineral impor seperti Evian atau Fiji, serta gelato rasa leci dengan pemanis Stevia yang harus tersedia sebelum jam makan siang.
Menu utama pun diatur secara spesifik, yakni nasi Padang kotak dari rumah makan tertentu seperti Pagi Sore, Sederhana, atau Sari Ratu.
Tak berhenti di situ, riders tersebut juga mencantumkan permintaan camilan impor berupa Cheetos Puff versi Amerika Serikat, lengkap dengan catatan penolakan terhadap produk lokal. Poin ini menjadi salah satu yang paling banyak menuai kritik dari warganet.
Menariknya, daftar tersebut turut memasukkan makanan khas Gorontalo, daerah asal Fajar Sadboy seperti duduli, tili aya, ilabulo, dan popolulu sebagai konsumsi wajib yang harus tersedia di lokasi acara.
Untuk fasilitas penunjang, ruang tunggu atau green room disebut harus dilengkapi reed diffuser merek Wavertree and London, karpet bermotif macan tutul, hingga kursi pijat.
Kebutuhan teknologi juga dipatok tinggi, mulai dari koneksi WiFi berkecepatan 250 Mbps dengan rasio unggah dan unduh seimbang, hingga Smart TV 55 inci yang sudah terhubung dengan akun Netflix dan YouTube.
Di bagian perawatan diri, riders tersebut mencantumkan keharusan penggunaan produk skincare dan makeup dari merek Dior dan Clinique, disertai penegasan penolakan terhadap produk lokal maupun merek asal Asia.
Total Diduga Capai Puluhan Juta
Jika seluruh permintaan tersebut dipenuhi, biaya operasional yang dibutuhkan diperkirakan berada di kisaran Rp12 juta hingga Rp17,5 juta per hari, belum termasuk honor penampilan.
Meski demikian, kebenaran dokumen riders tersebut masih dipertanyakan. Sejumlah warganet yang mengaku pernah bekerja sama dengan Fajar Sadboy, baik dalam proyek film maupun kampanye merek, menyebut bahwa Fajar dikenal sebagai figur yang sederhana dan tidak banyak mengajukan permintaan khusus.
Tak sedikit pula yang menduga daftar tersebut hanyalah rekayasa, bagian dari strategi pemasaran, atau bahkan upaya pembentukan opini negatif terhadap sosok Fajar Sadboy di ruang publik.
Hingga kini, Fajar Sadboy maupun pihak manajemennya belum memberikan pernyataan resmi terkait keaslian riders yang ramai beredar di media sosial tersebut.
