Bogordaily.net – Keamanan berkendara selama bulan puasa tidak hanya ditentukan oleh kondisi kendaraan, tetapi juga kesiapan fisik pengemudi. Persiapan tubuh sejak waktu sahur menjadi faktor penting untuk menjaga konsentrasi dan stamina saat berada di jalan.
Sahur bukan sekadar rutinitas makan sebelum fajar, melainkan momen penting untuk mengisi energi agar tubuh tetap bugar hingga waktu berbuka.
Kualitas asupan saat sahur berperan besar dalam menjaga fokus dan menghindari kelelahan selama berkendara.
Berikut sejumlah tips yang dapat diterapkan pengendara mobil agar tetap aman dan nyaman saat mengemudi di bulan puasa.
Makanan tinggi serat seperti sayur dan buah dianjurkan karena mampu memberikan rasa kenyang lebih lama.
Selain itu, konsumsi air putih yang cukup penting untuk mencegah dehidrasi, yang kerap menjadi penyebab menurunnya konsentrasi saat berkendara.
Karbohidrat seperti nasi atau kentang berfungsi sebagai sumber tenaga utama yang dilepaskan secara perlahan oleh tubuh. Asupan ini membantu menjaga energi tetap stabil selama perjalanan.
Bagi pengendara yang akan menempuh perjalanan jauh, pola makan dengan komposisi gizi seimbang sangat disarankan.
Asupan protein berkualitas seperti daging, telur, dan susu berperan penting dalam menjaga kekuatan otot serta mendukung metabolisme agar tubuh tidak mudah lelah.
Saat berpuasa, tubuh cenderung lebih cepat mengantuk karena penyesuaian pola makan dan aktivitas.
Kurang tidur dapat berdampak pada menurunnya fokus saat mengemudi. Oleh karena itu, istirahat yang cukup menjadi kunci agar pengendara tetap prima dan waspada di jalan raya.
Dengan memperhatikan asupan sahur, pola makan, serta waktu istirahat, pengendara diharapkan dapat tetap aman dan nyaman berkendara selama menjalankan ibadah puasa.***
