Saturday, 28 February 2026
HomeKabupaten BogorAktivitas PSK Masih Marak di Jalan Raya Kemang–Parung Saat Ramadan, Warga Minta...

Aktivitas PSK Masih Marak di Jalan Raya Kemang–Parung Saat Ramadan, Warga Minta Penertiban

Bogordaily.net – Aktivitas pekerja seks komersial (PSK) dilaporkan masih marak terjadi di sepanjang Jalan Raya Kemang–Parung, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (28/2/2026), meski masyarakat saat ini tengah menjalani bulan suci Ramadan.

Kondisi tersebut membuat warga sekitar merasa resah karena praktik tersebut berlangsung secara terbuka pada malam hari.

Di lapangan, sejumlah perempuan yang diduga PSK terlihat mangkal di beberapa titik di sepanjang jalan tersebut.

Aktivitas itu mulai terlihat sekitar pukul 20.00 hingga 21.59 WIB dan terus berlangsung hingga menjelang waktu sahur.

Sejumlah warga sekitar mengungkapkan bahwa praktik tersebut sudah lama terjadi dan kembali ramai setiap malam, terutama setelah waktu salat tarawih.

“Setiap malam ramai lagi, apalagi setelah tarawih. Kadang sampai menjelang sahur masih ada yang mangkal,” ujar salah seorang warga.

Warga menyebut para PSK tersebut menawarkan tarif berkisar antara Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per kamar kepada para pelanggan yang datang.

Menurut warga, aktivitas tersebut tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga mencoreng suasana Ramadan yang seharusnya lebih kondusif dan khusyuk.

Selain itu, keberadaan praktik tersebut dikhawatirkan berdampak negatif terhadap lingkungan sosial, terutama bagi anak-anak dan remaja yang tinggal di sekitar kawasan tersebut.

Masyarakat pun meminta pemerintah daerah melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor untuk segera melakukan razia dan penertiban di kawasan Jalan Raya Kemang–Parung.

Warga berharap adanya tindakan tegas dari pemerintah daerah guna menjaga ketertiban serta kenyamanan masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai rencana penertiban di kawasan tersebut.

Warga berharap pemerintah daerah dapat segera merespons laporan masyarakat demi menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif selama Ramadan.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here