Friday, 13 February 2026
HomeHiburanBaskara Mahendra Disindir Akun Korea, Netizen Indonesia Murka dan Beri Pembelaan

Baskara Mahendra Disindir Akun Korea, Netizen Indonesia Murka dan Beri Pembelaan

Bogordaily.net – Jagat media sosial kembali diramaikan perdebatan lintas negara. Kali ini, nama aktor Baskara Mahendra mendadak menjadi sorotan setelah sebuah unggahan dari akun asal Korea Selatan viral di platform X.

Kontroversi bermula dari satu foto yang diunggah akun tersebut, namun berkembang menjadi diskusi panjang tentang standar ketampanan, stereotip, hingga isu sensitif seputar identitas nasional.

Akun X dengan nama pengguna @bbongbbongboro mengunggah potret Baskara Mahendra disertai kalimat singkat yang memantik reaksi.

“Mereka semua terlihat seperti ini,” tulis akun tersebut.

Kalimat tersebut langsung ditafsirkan oleh banyak warganet Indonesia sebagai sindiran terhadap penampilan pria Indonesia secara umum. Unggahan itu pun dengan cepat menyebar, memicu ribuan komentar dan tanggapan.

Tak sedikit yang menganggap pernyataan tersebut merendahkan, terlebih karena disampaikan tanpa konteks yang jelas.

Komentar Lanjutan Picu Kemarahan

Situasi semakin memanas ketika pemilik akun kembali menambahkan pernyataan lain yang dinilai lebih provokatif. Ia menyinggung soal operasi plastik dan mengaitkannya dengan warga Indonesia yang bekerja di Korea.

“Orang Indonesia yang menganggap pria ini tampan, datanglah ke pabrik di Korea. Ada banyak orang Indonesia seperti ini di pabrik Korea. Tapi apakah kamu bisa mendapatkan visa kerja? Apakah kamu punya paspor untuk itu?” tulisnya.

Komentar tersebut dianggap tidak hanya menyerang secara personal, tetapi juga membawa isu yang sensitif, mulai dari stereotip fisik hingga status pekerjaan dan visa kerja.

Banyak pengguna media sosial merasa bahwa pernyataan tersebut mengarah pada body shaming sekaligus meremehkan masyarakat Indonesia yang bekerja di luar negeri.

Respons warganet Indonesia datang dengan sangat cepat. Nama Baskara Mahendra langsung melonjak di daftar trending X.

Ribuan pengguna membanjiri linimasa dengan pembelaan terhadap aktor tersebut. Mereka menilai standar ketampanan bersifat subjektif dan tidak bisa disamaratakan berdasarkan perspektif satu budaya saja.

Sebagian netizen bahkan menyebut komentar itu sebagai bentuk rasisme terselubung. Ada pula yang membalas dengan menyindir budaya operasi plastik yang cukup populer di Korea Selatan, sebagai bentuk kritik balik terhadap stereotip yang dilontarkan.

Namun, di tengah perdebatan sengit, sejumlah pengguna juga mengingatkan agar respons tetap disampaikan secara bijak tanpa memperkeruh situasi.

Polemik ini tidak hanya berhenti pada pembelaan terhadap Baskara Mahendra. Peristiwa tersebut turut membuka diskusi lebih luas mengenai standar kecantikan dan ketampanan global.

Selama ini, gelombang budaya pop Korea atau Hallyu memang memiliki pengaruh besar di Indonesia. Idol K-pop dan aktor drama Korea kerap dijadikan tolok ukur visual oleh sebagian penggemar.

Namun, kasus ini memperlihatkan bahwa standar tersebut tidak selalu diterima secara universal. Banyak warganet menegaskan bahwa setiap negara memiliki perspektif dan preferensi masing-masing dalam memandang daya tarik fisik.

Perbedaan budaya, latar belakang sosial, hingga kebanggaan terhadap identitas nasional menjadi faktor yang membuat respons publik begitu cepat dan emosional.

Hingga kini, cuitan tersebut masih ramai diperbincangkan, sementara dukungan kepada Baskara Mahendra belum juga surut dari linimasa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here