Thursday, 12 February 2026
HomeKota BogorDedie Rachim Resmikan PLTS Atap Pertama dan Terbesar di Bogor Raya, Tekan...

Dedie Rachim Resmikan PLTS Atap Pertama dan Terbesar di Bogor Raya, Tekan Emisi Hingga 1,2 Juta Kg CO₂ per Tahun

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap Mall Botani Square dan Hotel Santika Bogor, Rabu (11/2/2026).

Ia menyebut proyek tersebut sebagai langkah luar biasa dalam implementasi energi baru dan terbarukan yang patut mendapatkan apresiasi.

Proyek PLTS Atap Mall Botani Square merupakan yang pertama dan terbesar di kawasan Bogor Raya. PLTS ini memiliki kapasitas 1,27 Mega Watt Peak (MWp) dengan jumlah panel surya sebanyak 2.056 unit (PV modul 620 Wp).

Keberadaannya mampu mengurangi emisi karbon hingga 1.213.322 kilogram CO₂ per tahun atau setara dengan penanaman 48.533 pohon per tahun.

Sementara itu, Proyek PLTS Hotel Santika Bogor memiliki kapasitas 37,2 kilo Watt Peak (kWp) dengan jumlah panel sebanyak 60 unit dan mampu mengurangi emisi karbon sebesar 35.735 kilogram CO₂ per tahun atau setara dengan penanaman 1.429 pohon per tahun, sebagaimana dijelaskan Komisaris PT Arga Surya Energy, Liana Setiawan.

Dengan kapasitas gabungan sebesar 1,3 MWp, Dedie Rachim menyampaikan bahwa proyek ini dapat mengurangi beban pasokan listrik dari PLN, terutama yang masih bersumber dari pembangkit berbahan bakar fosil yang menghasilkan emisi karbon pencemar udara.

“Melalui konsep ini, harapannya ke depan dapat segera terwujud Bogor sebagai green city. Ini merupakan langkah bersama antara Pemerintah Kota Bogor dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan Kota Bogor sebagai kota hijau,” ucap Dedie di Mall Botani Square, Jalan Pajajaran, Kota Bogor.

Dirinya merasa bangga dan memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu terwujudnya PLTS atap pertama di Kota Bogor dengan daya yang cukup besar.

Lebih lanjut, Dedie Rachim berharap penerapan PLTS di Mall Botani Square dapat menjadi contoh dan diikuti oleh pemerintah maupun pusat perbelanjaan lainnya di Kota Bogor.

Ia juga menegaskan pentingnya sosialisasi dan edukasi dari PLN untuk mendorong pemanfaatan energi surya secara lebih luas.
Menurutnya, PLTS merupakan alternatif energi yang paling memungkinkan diterapkan mengingat Indonesia memiliki paparan sinar matahari sepanjang tahun.

Jika seluruh pihak memiliki kesadaran akan hal tersebut, maka ketergantungan terhadap energi fosil dan bahan bakar impor dapat dikurangi secara signifikan.

Dedie Rachim juga menilai bahwa penerapan PLTS di Mall Botani Square akan semakin optimal apabila diimbangi dengan pengelolaan sampah dari hulu ke hilir, sehingga menjadikannya sebagai salah satu green corporation.

“Ini menjadi tantangan bersama. Pengangkutan sampah Kota Bogor ke Galuga masih didominasi oleh sisa makanan. Jika dapat diurai sejak dari sumbernya atau hulu, maka suplai sampah ke hilir bisa dikurangi. Jika Mall Botani Square mampu menerapkannya, maka akan menjadi lengkap sebagai green building sekaligus korporasi yang mendukung Indonesia hijau,” tutup Dedie Rachim.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here