Bogordaily.net — Perumda Air Minum Tirta Kahuripan mengingatkan seluruh pelanggan agar tidak terlambat membayar tagihan rekening air. Pasalnya, keterlambatan pembayaran berpotensi menyebabkan pemutusan sementara sambungan air sesuai ketentuan yang berlaku.
Manajemen Tirta Kahuripan menegaskan, pelanggan yang sambungan airnya terpaksa diputus akibat tunggakan akan dikenakan biaya administrasi tambahan saat proses penyambungan kembali dilakukan. Kebijakan ini diterapkan sebagai upaya menjaga kelancaran operasional layanan dan keberlanjutan distribusi air bersih kepada masyarakat.
Untuk mempermudah pembayaran sekaligus menghindari risiko keterlambatan, Tirta Kahuripan mendorong pelanggan memanfaatkan aplikasi digital MyKahuripan yang tersedia di Google Play Store. Melalui aplikasi ini, pelanggan dapat memantau tagihan, melakukan pembayaran secara langsung, serta mengakses berbagai informasi layanan secara real time.
“Transformasi digital terus kami dorong agar pelanggan semakin mudah mengakses layanan, sekaligus meningkatkan efisiensi dan transparansi,” demikian keterangan resmi perusahaan.
Selain aplikasi MyKahuripan, pelanggan juga dapat mengakses layanan informasi dan pengaduan melalui berbagai kanal resmi, mulai dari Call Center 1500 862, WhatsApp layanan pelanggan, hingga situs web resmi perusahaan.
Langkah ini sejalan dengan upaya Tirta Kahuripan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus memastikan pendapatan perusahaan tetap stabil untuk mendukung perawatan infrastruktur dan pengembangan jaringan air bersih di wilayah layanan.***
