Thursday, 19 February 2026
HomeKabupaten BogorGegara Utang BBM Rp25 Ribu, Oknum Ormas Ciseeng Todongkan Senjata Tajam

Gegara Utang BBM Rp25 Ribu, Oknum Ormas Ciseeng Todongkan Senjata Tajam

Bogordaily.net – Suasana tenang di sekitar Pasar Ciseeng, Kabupaten Bogor, mendadak berubah mencekam pada 14 Februari 2026. Sebuah insiden dugaan pengancaman terjadi di salah satu warung Madura yang biasa melayani kebutuhan harian warga, termasuk penjualan bahan bakar minyak (BBM) eceran.

Peristiwa bermula dari persoalan utang BBM yang memicu ketegangan antara penjaga warung dan sekelompok orang yang datang secara beramai-ramai.

Menurut keterangan penjaga warung, rombongan tersebut diduga merupakan anggota organisasi masyarakat (ormas) dan tiba menggunakan lebih dari 10 sepeda motor.

Setiap kendaraan disebut hendak mengisi BBM senilai Rp25 ribu. Namun, pengisian itu dikabarkan ingin dilakukan dengan sistem utang.

Permintaan tersebut ditolak oleh pihak warung yang merasa keberatan karena khawatir tidak ada kejelasan pembayaran.

Penolakan itu menjadi titik awal memanasnya situasi. Adu mulut tak terhindarkan di depan warung, disaksikan warga sekitar dan pengunjung pasar.

Ketegangan semakin meningkat ketika salah satu oknum dari rombongan tersebut diduga melakukan tindakan intimidatif dengan menodongkan senjata tajam ke arah pemilik warung.

Aksi tersebut sontak membuat suasana kian ricuh dan memicu kepanikan warga. Beberapa saksi mata memilih menjauh demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sementara yang lain segera menghubungi aparat kepolisian.

Tak berselang lama, petugas dari Polsek Parung tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan dan meredam situasi.

Kehadiran aparat membuat kondisi perlahan kembali terkendali. Kedua belah pihak kemudian diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Insiden ini menjadi sorotan warga sekitar karena terjadi di kawasan yang cukup ramai dan menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Selain memicu keresahan, peristiwa tersebut juga menimbulkan kekhawatiran terkait praktik utang BBM eceran yang kerap terjadi di sejumlah warung kecil.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here