Friday, 13 February 2026
HomeKabupaten BogorKapolres Bogor Wikha Ardilestanto, Raih Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo

Kapolres Bogor Wikha Ardilestanto, Raih Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo

Bogordaily.net – Kapolres Bogor, Wikha Ardilestanto, menerima tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo Subianto. Tidak semua perwira mendapatkannya. Hanya 57 orang di Indonesia.

Acara itu digelar di Jakarta Barat, Jumat siang. Presiden meresmikan dan melakukan groundbreaking 1.179 SPPG Polri serta 18 gudang ketahanan pangan Polri. Di barisan depan, hadir Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Nama AKBP Wikha disebut bersama sejumlah pejabat lain: Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri, Kapolda Sumatera Utara Irjen Wisnu Hermawan Februanto, hingga petambak Zaini Sidi.

Mereka menjadi representasi dari puluhan penerima tanda kehormatan itu.
Pemberian penghargaan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden RI Nomor 13/TK/Tahun 2026 tertanggal 13 Februari 2026. Sebuah dokumen resmi.

Ditandatangani Presiden dan Sekretaris Militer Presiden.

Mengapa Kapolres Bogor?

Jawabannya ada pada program SPPG dan Makan Bergizi Gratis Polri. Di balik istilah teknis itu, ada kerja panjang: pengendalian kebijakan internal, koordinasi Gugus Tugas MBG Polri, hingga menerjemahkan kebijakan pusat menjadi langkah operasional yang terukur.

Di Kabupaten Bogor, hasilnya mulai terlihat. Tercatat 13 titik SPPG di wilayah hukum Polres Bogor. Satu sudah beroperasi. Lima bersiap jalan. Enam sedang dibangun. Satu lagi dalam tahap pengajuan lokasi baru.

Bagi AKBP Wikha, tanda kehormatan itu bukan soal pribadi.

“Ini bukan apresiasi pribadi, melainkan simbol kerja keras seluruh jajaran Polres Bogor dalam mengawal visi besar Presiden,” ujarnya usai acara.

Ia menyebut penghargaan itu sebagai amanah. Ia berjanji program Makan Bergizi Gratis akan benar-benar dirasakan masyarakat, sampai tingkat desa. Targetnya jelas: generasi masa depan yang lebih sehat.

Ia juga tidak lupa menyebut dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor. Aset daerah dialihfungsikan untuk pelayanan publik. Kadin Kabupaten Bogor ikut terlibat. Dunia usaha diajak bergotong royong. Kolaborasi, katanya, adalah kunci.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga menganugerahkan tanda jasa lain: Bintang Jasa Utama kepada Kepala BGN Dadan Hindayana; Bintang Jasa Pratama kepada Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo; serta Bintang Jasa Nararya kepada Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada dan sejumlah penerima lainnya.

Negara memberi tanda. Tetapi pekerjaan belum selesai.

Di Kabupaten Bogor, 12 titik SPPG masih harus dituntaskan. Dan bagi seorang kapolres, tanda kehormatan hanyalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here