Bogordaily.net – Anggota DPRD Kota Bogor, Karina Soerbakti, menegaskan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif (Ekraf) melalui payung hukum yang jelas. Selaku Panitia Khusus (Pansus) Ekonomi Kreatif.
Ia menargetkan kehadiran Peraturan Daerah (Perda) Ekraf mampu menjadi motor penggerak Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus wadah inovasi bagi generasi muda.
Hal tersebut disampaikan Karina saat menggelar serap aspirasi bersama warga di Kelurahan Ciwaringin, Kota Bogor, Kamis 12 Februari 2026.
Karina menilai, potensi anak muda di Kota Bogor sangat besar namun memerlukan dukungan regulasi agar lebih berdampak pada ekonomi kota.
”Saya berharap anak-anak muda di Kota Bogor ini lebih kreatif lagi. Kami berkomitmen menyusun Perda yang mendukung penuh ekonomi kreatif. Jika kreativitas anak muda ini terwadahi, otomatis pendapatan Kota Bogor pun akan meningkat,” ujar politisi Komisi III tersebut.
Menurutnya, Perda ini bukan sekadar aturan formal, melainkan jembatan bagi para pelaku kreatif untuk mendapatkan akses dan fasilitas yang lebih baik dari pemerintah.
Konsistensi Program Sosial dan Stunting
Selain fokus pada kebijakan ekonomi, Karina memastikan program sosial yang telah berjalan selama 1,5 tahun terakhir tetap menjadi prioritas.
Beberapa poin utama komitmennya meliputipenanganan stunting yang melanjutkan program penurunan angka stunting secara rutin.
Kemudian jumat berkah, dimana aksi sosial berkelanjutan untuk membantu warga yang membutuhkan dan memastikan setiap keluhan warga ditindaklanjuti secara nyata di tingkat parlemen.
”Membantu dan memecahkan keluhan warga adalah tanggung jawab. Turun langsung ke lapangan menjadi program rutin saya agar aspirasi tidak hanya didengar, tapi juga diperjuangkan,” pungkasnya.***
