Bogordaily.net – Pemerintah memastikan akan memberikan pengobatan gratis hingga tunjungan senilai Rp200 ribu dan beras kepada penderita penyakit Tuberkulosis (TBC) yang tidak mampu.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Benjamin Paulus saat kunjungan ke Kabupaten Bogor, pada Kamis 26 Februari 2026.
Menurut Benjamin, tunjangan senilai Rp.200 ribu dan beras itu diberikan kepada masyarakat desil 1 hingga desil 4 atau sangat miskin.
“Jadi nanti bukan hanya ngobatin pasien tapi pasien yang tidak mampu juga bisa mendapatkan, kalau dia masuk dari kriteria tidak mampu di desil 1-4 mereka bisa mendapatkan juga tunjangan uang 200 ribu per orang terus kalau dia tidak mampu bisa mendapatkan tunjangan beras,” kata Wamenkes Benjamin Paulus kepada wartawan, Kamis 26 Februari 2026.
Benjamin mengatakan bahwa, pemerintah akan memberikan pengobatan hingga layanan cek kesehatan secara gratis kepada keluarga atau penderita Tuberkulosis (TBC).
“Jadi kita kementerian kesehatan memberikan pengobatan 100% gratis, dan seluruh keluarganya diperiksa dilakukan cek kesehatan gratis,” jelasnya.
Hal tersebut kata dia, dilakukan untuk meminimalisir terjadinya penyakit berat seperti diabetes, jantung hingga hipertensi yang dinilai memerlukan pembiayaan yang cukup besar.
“Jadi bukan hanya untuk TBC tapi diabetes dan hipertensi, kalau ada kita temukan kita obatin kalau ada kelainan jantung kita obatin,” ujar Benjamin.
“Jadi dilakukan cek kesehatan gratis Selain untuk pemberantasan TB juga penyakit yang menyebabkan pembiayaan sangat besar dan merugikan,” tambahnya.
Selain itu, Benjamin menegaskan bahwa, pengobatan untuk pasien atau penderita Tuberkulosis seluruhnya akan ditanggung oleh negara.
“Pengobatan TB itu ditanggung oleh negara gak ada yang tidak semua pengobatan itu gratis sudah dari dulu, bukan baru hari ini dari dulu pemberantasan TB itu gratis,” ungkapnya.
(Albin)
