Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor semakin serius membuka jalan bagi generasi muda untuk menembus pendidikan kelas dunia.
Upaya tersebut ditunjukkan melalui pertemuan strategis antara Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dengan perwakilan sejumlah universitas ternama asal Inggris di Paseban Punta, Balai Kota Bogor.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam membangun jembatan kolaborasi pendidikan internasional, khususnya membuka akses informasi dan peluang studi bagi pelajar Kota Bogor yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
Inggris Jadi Salah Satu Tujuan Strategis
Inggris selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi pendidikan favorit dunia. Banyak perguruan tinggi di negara tersebut masuk dalam peringkat global dan menawarkan berbagai program studi unggulan.
Melalui dialog tersebut, Pemkot Bogor berupaya menghadirkan informasi yang lebih terstruktur mengenai prosedur pendaftaran, biaya pendidikan, hingga peluang beasiswa bagi siswa-siswi Bogor.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif promosi pendidikan internasional tersebut.
“Kita tentu sangat senang apabila semakin banyak anak Bogor yang dapat menempuh pendidikan di luar negeri.
Biasanya ada dua faktor, dorongan orang tua atau kemampuan anak yang memang sudah siap. Keduanya perlu difasilitasi dengan informasi yang jelas,” ujar Dedie.
Ia menilai promosi pendidikan luar negeri perlu dilakukan secara lebih masif, terarah, dan menyasar pelajar sejak jenjang pendidikan menengah.
Selain itu, transparansi informasi mengenai biaya pendidikan, sasaran peserta, hingga manfaat yang diperoleh menjadi hal penting agar masyarakat dapat mempertimbangkan peluang tersebut secara matang.
Dedie juga mendorong agar kegiatan promosi pendidikan tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan memberikan nilai tambah nyata, seperti peluang beasiswa maupun program pendampingan bagi calon mahasiswa.
“Tadi disampaikan akan ada expo pendidikan. Menurut saya perlu diperjelas biaya, target peserta, serta benefit yang bisa diperoleh, termasuk kemungkinan beasiswa. Jika ada minat, kita bisa bekerja sama membuat university fair yang lebih menarik dan berdampak,” jelasnya.
Lebih lanjut, Pemkot Bogor membuka peluang kolaborasi lintas perangkat daerah guna memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.
Kegiatan promosi pendidikan tersebut diharapkan dapat melibatkan Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) serta Dinas Pendidikan agar sosialisasi dapat menjangkau siswa maupun orang tua secara optimal.
Ia bahkan mengusulkan agar kegiatan tersebut dilaksanakan pada momentum strategis, seperti peringatan Hari Pendidikan Nasional atau awal tahun ajaran baru, sehingga partisipasi masyarakat dapat lebih maksimal.
(Muhammad Irfan Ramadan)
