Bogordaily.net – Penerima beasiswa LPDP kembali menjadi sorotan publik setelah polemik yang melibatkan salah satu alumninya ramai diperbincangkan.
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menghadapi perhatian luas usai unggahan seorang awardee yang menampilkan paspor Inggris milik anaknya disertai pernyataan kontroversial.
LPDP telah memberikan klarifikasi resmi dan memanggil pihak terkait, termasuk suami awardee yang disebut belum menuntaskan kewajiban kontribusi pascastudi kepada Indonesia.
Program ini selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu beasiswa paling prestisius milik pemerintah Indonesia, dengan banyak alumni menempati posisi strategis di akademisi, industri, hingga pemerintahan.
Di tengah polemik tersebut, penerima beasiswa LPDP banyak dikenal luas karena rekam jejak akademik dan profesional yang menonjol, termasuk lulusan kampus top dunia serta tokoh publik di berbagai bidang.
Daftar Alumni LPDP yang Menonjol
1. Maudy Ayunda
Aktris dan penyanyi ini menempuh studi pascasarjana melalui LPDP di Stanford University. Ia meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dan Master of Arts (MA) melalui program joint degree.
2. Tasya Kamila
Mantan penyanyi cilik ini melanjutkan studi Master of Public Administration di Columbia University pada 2015 dengan dukungan LPDP.
3. Gita Gutawa
Putri komposer Erwin Gutawa ini melanjutkan studi di London School of Economics and Political Science, mengambil bidang budaya dan kemasyarakatan.
4. Alyssa Soebandono
Ia merupakan awardee LPDP untuk studi di Monash University sebelum melanjutkan pendidikan pascasarjana di London School of Public Relations, Jakarta.
5. Isyana Saraswati
Musisi bersuara seriosa ini melanjutkan studi S2 di Royal College of Music dengan dukungan LPDP.
6. Acha Septriasa
Aktris film Indonesia ini menempuh pendidikan di Limkokwing University of Creative Technology pada program Mass Communication.
7. Imam Santoso
Dosen Metalurgi Institut Teknologi Bandung ini merupakan lulusan Aalto University dan dikenal sebagai influencer pendidikan.
8. Bhima Yudhistira Adhinegara
Direktur dan Founder Center of Economic and Law Studies (CELIOS) ini merupakan alumnus University of Bradford serta aktif sebagai pengamat ekonomi nasional.
9. Andi Dian Permana
Dosen Universitas Hasanuddin ini menjadi guru besar termuda Indonesia di bidang farmasi pada usia 34 tahun, setelah meraih gelar doktor di Queen’s University Belfast melalui LPDP.
10. Dyah Roro Esti Widya Putri
Wakil Menteri Perdagangan RI ini merupakan alumnus Imperial College London dan pernah menjadi anggota DPR pada usia 26 tahun.
Meski tengah menjadi perhatian publik, penerima beasiswa LPDP secara umum tetap dipandang sebagai representasi investasi negara dalam pengembangan sumber daya manusia unggul. Melalui berbagai bidang pengabdian, para alumni diharapkan berkontribusi langsung terhadap pembangunan nasional dan daya saing global Indonesia.***
