Bogordaily.net – Penyanyi Raisa menuangkan perasaan duka atas kepergian ibundanya, Ria Mariaty, dalam lagu terbaru berjudul “Kuharap Duka Ini Selamanya” yang resmi dirilis pada Jumat 13 Februari 2026.
Sesuai judulnya, lagu tersebut menggambarkan bagaimana seseorang memilih untuk memeluk duka, alih-alih menghindarinya.
Bagi Raisa, rasa kehilangan adalah pengalaman yang sangat personal. Ia memaknai duka sebagai ruang yang menyimpan seluruh kenangan tentang sang ibunda.
Selama duka itu ada, selama itu pula cinta yang diberikan ibunya semasa hidup tetap hidup di dalam dirinya.
“Kuharap duka ini selamanya. Berjalan beriringan sewajarnya. Tak perlu hindari kehadirannya. Kenangan terindahmu tinggal di dalamnya.”
Lirik lainnya juga memperlihatkan penerimaan Raisa terhadap rasa kehilangan tersebut.
“Kuharap duka ini selamanya. Selama itupun kau jadi bagian diriku. Kupersilahkan dia mengetuk kapan saja. Dengan kenanganmu yang ada di dalamnya.”
Melalui Instagram pribadinya, Raisa menyebut lagu ini sebagai bentuk penghormatan khusus untuk almarhumah ibundanya.
“Sebuah penghormatan khusus, untuk orang yang paling monumental dalam hidupku. Ibu, kau telah pergi, tetapi kau akan selamanya hidup di dalam diriku,” tulisnya.
Ibunda Raisa, Ria Mariaty, meninggal dunia pada 29 November 2025 setelah berjuang melawan kanker paru-paru stadium empat sejak Desember 2024.
Sel kanker diketahui telah menyebar hingga ke tulang. Kondisinya sempat membaik setelah menjalani kemoterapi dan imunoterapi, dengan hasil pemeriksaan pada 11 September 2025 menunjukkan sebagian besar sel kanker tidak lagi aktif.
Namun, sepekan kemudian kondisinya kembali memburuk akibat sesak napas. Pemeriksaan bronkoskopi menunjukkan saluran udara hampir tertutup sel kanker aktif. Sejak saat itu, kondisi Ria terus menurun hingga akhirnya berpulang.
Tahun 2025 menjadi periode penuh ujian bagi Raisa. Selain kehilangan ibunda, ia juga resmi bercerai dengan Hamish Daud setelah hampir delapan tahun menikah.
Meski demikian, keduanya tetap menjalin hubungan baik dan berkomitmen menjalani pola pengasuhan bersama (co-parenting) untuk putri mereka, Zalina.***
