Wednesday, 11 February 2026
HomeKabupaten BogorRSUD Bakti Pajajaran Raih Penghargaan Zona Integritas WBK pada SAKIP dan ZI...

RSUD Bakti Pajajaran Raih Penghargaan Zona Integritas WBK pada SAKIP dan ZI Award 2025

Bogordaily.net – RSUD Bakti Pajajaran Kabupaten Bogor berhasil meraih penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dalam ajang SAKIP dan Zona Integritas (ZI) Award 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Rabu 11 Februari 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri PANRB, Rini Widyantini, kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, yang hadir mewakili Bupati Bogor. Turut mendampingi, Direktur RSUD Bakti Pajajaran, dr. Yukie Meistisia A. Satoto, bersama jajaran manajemen rumah sakit.

Bagi Sekda Ajat, capaian ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan penegasan arah reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Alhamdulillah, hari ini kita memiliki perwakilan dari Kabupaten Bogor yang masuk dalam kategori Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi. Ini patut kita syukuri bersama,” ujarnya.

Ia menegaskan, penghargaan tersebut sejalan dengan arahan Bupati Bogor dan Presiden RI agar pelayanan publik tidak mempersulit masyarakat.

Di tengah meningkatnya tuntutan publik yang semakin kritis, birokrasi dituntut meninggalkan pola lama dan bertransformasi menjadi lebih cepat, transparan, serta solutif. Integritas, kata Ajat, menjadi fondasi utama dalam perubahan tersebut.

Ajat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran RSUD Bakti Pajajaran yang dinilainya telah menunjukkan komitmen nyata, bukan sekadar memenuhi aspek administratif.

“Ini menjadi pemicu untuk terus meningkatkan kinerja. Penghargaan ini yang pertama diraih perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bogor. Harapannya, ini menular,” katanya.

Sementara itu, Menteri PANRB Rini Widyantini mengingatkan bahwa predikat Zona Integritas bukanlah tujuan akhir.

“Zona Integritas ini bukan tujuan akhir, bukan hanya untuk mendapatkan award. Ini adalah bagian dari upaya menjaga konsistensi kinerja dan integritas pemerintah,” ujarnya.

Rini menjelaskan, berbeda dengan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang menilai instansi secara menyeluruh, Zona Integritas menitikberatkan penilaian pada level unit kerja.

Pendekatan ini dinilai efektif untuk mendorong perubahan yang dimulai dari ruang-ruang kecil unit pelayanan, meja administrasi, hingga loket yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Kalau SAKIP itu menilai instansinya, Zona Integritas menilai unit-unitnya. Kita dorong setiap unit untuk memulai dari yang kecil supaya mereka bisa menjadi agen perubahan,” jelasnya.

Ia berharap, unit-unit kerja yang telah meraih predikat WBK dapat menjadi “Integrity Island” atau pulau-pulau integritas yang saling terhubung dan memperluas budaya birokrasi bersih di seluruh instansi pemerintah.

Bagi Direktur RSUD Bakti Pajajaran, dr. Yukie Meistisia A. Satoto, penghargaan ini merupakan hasil dari proses panjang pembenahan internal.

Sebagai rumah sakit rujukan regional milik Pemerintah Kabupaten Bogor, RSUD Bakti Pajajaran memikul tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan kesehatan yang profesional sekaligus berintegritas.

“Kami memiliki komitmen kuat untuk terus melakukan perubahan, melakukan continuous improvement dalam rangka membangun zona integritas,” ujar Yukie.

Ia mengakui, proses menuju predikat WBK bukan perjalanan singkat. Diperlukan keberanian untuk membongkar kebiasaan lama, menyusun ulang tata kelola, memperkuat sistem pengawasan, serta membangun budaya kerja yang transparan dan akuntabel demi pelayanan publik yang lebih baik.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here