Thursday, 5 March 2026
HomeKabupaten BogorBalap Lari Liar Diduga Jadi Ajang Taruhan di Pakansari, KORMI Kabupaten Bogor...

Balap Lari Liar Diduga Jadi Ajang Taruhan di Pakansari, KORMI Kabupaten Bogor Klarifikasi

Bogordaily.net – Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat (KORMI) Kabupaten Bogor memberikan klarifikasi terkait viralnya aksi balap lari liar yang dijadikan ajang taruhan di kawasan Stadion Gelora Pakansari, Cibinong.

Adapun, aksi tersebut viral usai siaran live yang tersebar di media sosial. Dalam live itu sejumlah penonton bahkan memberikan taruhan harga kepada peserta yang hendak adu balap lari.

Ketua KORMI Kabupaten Bogor Rike Iskandar (Kang Akew) menjelaskan bahwa, aksi balap lari liar tersebut telah lama dilakukan oleh segelintir peserta.

“Indikasi terkait ajang taruhan itu sudah diduga sebelumnya, namun biasanya tidak se terbuka di medsos, yang dilakukan oleh segelintir penonton,” kata Akew kepada wartawan, Kamis 5 Maret 2026.

Oleh karena itu, kata Akew, Pemerintah maupun Polres melalui Kormi Kabupaten Bogor memfasilitasi kegiatan balap lari liar tersebut menjadi kegiatan Dash Run.

“Agar tidak dijadikan ajang taruhan, di akomodasi dan disediakan tempat di dalam Gelora Pakansari. Upaya lebih aman, tertib dan kondusif menghindari hal negatif sehingga seluruh kegiatan terpantau dan dapat dipertanggung jawabkan,” jelasnya.

Ia memastikan bahwa, ajang balap lari liar yang viral di media sosial tersebut bukan kegiatan resmi dari Pemerintah maupun KORMI Kabupaten Bogor.

“Kejadian di medsos adalah kegiatan di luar gelora pakansari, bukan acara yg digelar resmi oleh Pemerintah Daerah, Polres Bogor dan KORMI,” ujar Kang Akew

Ia menilai, aksi balap lari yang dilakukan oleh sejumlah anak muda tersebut merupakan kegiatan positif. Namun terciderai oleh ulah sejumlah penonton melalui ajang taruhan.

“Yang dilakukan oleh anak muda yang sebetulnya gerakan olahraga yang positif tetapi tercederai dengan menjadi ajang taruhan, yang tentunya sebagian kecil dari penonton,” tambahnya.

Selain itu, dirinya menghimbau kepada anak muda yang melakukan balap lari diluar agenda resmi, agar saling menjaga.

Kemudian, jangan sampai kegiatan yang sudah positif menjadi negatif karena hal tidak penting dan melanggar aturan.

“Jangan mensia-siakan kepercayaan masyarakat dan pemerintah daerah dan polres bogor yg selama ini sudah mengapresiasi dan mendukung kegiatan balap lari bulan ramadan,” ungkapnya.***

Albin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here