Bogordaily.net – Bupati Bogor Rudy Susmanto beserta Forkopimda bakal menindak tegas oknum yang terbukti menjadikan balap lari liar menjadi ajang taruhan di Stadion Gelora Pakansari, Cibinong.
Menurut Rudy, Pemerintah mendukung penuh berbagai kegiatan positif anak muda di Kabupaten Bogor seperti balap lari. Namun, harus sesuai aturan dan tidak menjadikanya ajang untuk taruhan.
“Kita akan pastikan terlebih dahulu, saya tau niat anak muda di Kabupaten Bogor melakukan hal positif mengisi di bulan ramadhan mudah apa yang diisukan dan diberitakan tidak benar,” kata Rudy, Jum’at 6 Maret 2026.
Menurut Rudy, pihaknya bersama jajaran Forkopimda akan kembali melakukan patroli untuk memantau kegiatan balap lari tersebut.
“Tentunya forkopimda pak Kapolres juga hadir DPRD Dandim Kajari insya allah hadir, tentunya apa yang dilakukan Kabupaten Bogor harus sesuai peraturan perundang²an yang berlaku,” jelasnya.
Sebelumnya diketahui, Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat (KORMI) Kabupaten Bogor memberikan klarifikasi terkait viralnya aksi balap lari liar yang dijadikan ajang taruhan di kawasan Stadion Gelora Pakansari, Cibinong.
Adapun, aksi tersebut viral usai siaran live yang tersebar di media sosial. Dalam live itu sejumlah penonton bahkan memberikan taruhan harga kepada peserta yang hendak adu balap lari.
Ketua KORMI Kabupaten Bogor Rike Iskandar (Kang Akew) menjelaskan bahwa, aksi balap lari liar tersebut telah lama dilakukan oleh segelintir peserta.
“Indikasi terkait ajang taruhan itu sudah diduga sebelumnya, namun biasanya tidak se terbuka di medsos, yang dilakukan oleh segelintir penonton,” ujar Akew.
Oleh karena itu, kata Akew, Pemerintah maupun Polres melalui Kormi Kabupaten Bogor memfasilitasi kegiatan balap lari liar tersebut menjadi kegiatan Dash Run.
“Agar tidak dijadikan ajang taruhan, di akomodasi dan disediakan tempat di dalam Gelora Pakansari. Upaya lebih aman, tertib dan kondusif menghindari hal negatif sehingga seluruh kegiatan terpantau dan dapat dipertanggung jawabkan,” ungkapnya.
(Albin)
