Tuesday, 17 March 2026
HomeKota BogorKawasan Eks Pasar Bogor Dikembangkan Jadi Lokasi Modern

Kawasan Eks Pasar Bogor Dikembangkan Jadi Lokasi Modern

Bogordaily.net – Proses pembongkaran bangunan kawasan Pasar Bogor dan Plaza Bogor terus berlangsung. Hingga pertengahan Maret 2026 ini, progres pembongkaran tercatat sudah mencapai sekitar 80 persen. Sebagian besar bangunan pasar bahkan sudah hampir rata dengan tanah.

Deru mesin alat berat semakin kencang terdengar. Seolah tak mau berhenti merobohkan bangunan pasar berlantai lima.

Terik panas sinar matahari, Sabtu 13 Maret 2026 lalu, petugas alat berat tak kompromi dengan waktu, seolah mengejar deadline pembongkaran Pasar Bogor dan Plaza Pasar Bogor harus selesai tepat waktu.

Ya, alat berat dan manusia berkompromi, bahu membahu meratakan pasar yang telah menjadi icon Kota Bogor sejak 1970-an ini.

Pemkot berencana membangun kembali pasar dan plaza Pasar Bogor ini menjadi pasar tematik yang lebih modern.

Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ), Jenal Abidin mengatakan, proses pembongkaran sejauh ini berjalan lancar dengan hanya menghadapi kendala minor di lapangan.

“Terakhir Pasar Bogor itu yang pasarnya sudah 70 sampai 80 persen. Untuk yang gedung Plaza Bogor kurang lebih masih di angka 20 persen,” ujar Jenal.

Meski dikebut, aktivitas pembongkaran akan dihentikan sementara menjelang Hari Raya Idulfitri. Pekerjaan direncanakan berhenti mulai dua hari sebelum Lebaran hingga dua hari setelahnya.

“Di H-2 sampai H+2 Lebaran itu off. Jadi berhenti karena kita menghormati Hari Raya Idulfitri. H+3 sudah bisa dimulai lagi,” jelasnya.

Secara keseluruhan, proses pembongkaran Pasar Bogor dan Plaza Bogor ditargetkan rampung dalam waktu enam bulan.

Pekerjaan tersebut dikerjakan oleh pemenang lelang, yakni PT Tami Raya Abadi dengan nilai kontrak sekitar Rp7,5 miliar.

Pembongkaran bangunan lama menjadi bagian awal dari rangkaian revitalisasi kawasan Pasar Bogor dan Plaza Bogor. Ke depan, kawasan pasar tradisional tersebut akan dikembangkan dengan konsep yang lebih modern.

Selama proses pembangunan berlangsung, para pedagang diarahkan untuk sementara waktu pindah ke lokasi lain, salah satunya ke Pasar Jambu Dua.

“PKL di Pasar Bogor sendiri sudah ada yang booking tempat, cuma kita belum cek datanya berapa. Tapi yang pasti pada 25 Maret nanti mereka semua sudah pindah,” terangnya.

Dalam konsep revitalisasi yang sedang dimatangkan, kawasan Pasar Bogor nantinya tidak hanya berfungsi sebagai pasar tradisional.

Sejumlah fasilitas baru juga direncanakan hadir, seperti gedung parkir, hotel, hingga convention hall.

“Insya Allah ke depan Pasar dan Plaza Bogor akan menjadi gedung parkir, convention hall, perhotelan, tenant-tenant kuliner, pasar tematik dan pasar bersih,” kata Jenal.

Proyek revitalisasi tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran yang cukup besar, bahkan mencapai ratusan miliar rupiah.

“Lebih kurang Rp600 miliar. Konsepnya masih terus kami matangkan. Tahun 2026 kita gas untuk beauty contest,” ujarnya.

Pembangunan Pasar Bogor diperkirakan memakan waktu hingga tiga tahun. Karena itu, masyarakat diminta bersabar hingga proyek revitalisasi selesai dan kawasan pasar dapat beroperasi kembali dengan konsep yang lebih modern.

“Iya bisa sampai tiga tahun. Dengan konsep lebih modern ini diharapkan mendukung program pemerintah menjadikan Bogor sebagai kota jasa dan wisata,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here