Tuesday, 24 March 2026
HomeKabupaten Bogor"Motor Senyum" Cara Polres Bogor Hibur Pengendara di Kemacetan Puncak

“Motor Senyum” Cara Polres Bogor Hibur Pengendara di Kemacetan Puncak

Bogordaily.net – Antrean itu panjang. Pelan. Kadang berhenti total. Jalur Puncak memang begitu setiap Lebaran. Apalagi saat sistem one way diberlakukan. Sabar jadi barang mahal.

Di situ, muncul sesuatu yang tidak biasa: “Motor Senyum”.

Bukan sekadar sepeda motor. Ia berjalan pelan, menyusuri barisan kendaraan yang mengular. Di atasnya, polisi. Tapi bukan membawa buku tilang. Mereka membawa makanan ringan dan minuman.

Gratis.

Program “Motor Senyum” ini digagas Satuan Lalu Lintas Polres Bogor saat Operasi Ketupat Lodaya 2026. Tujuannya sederhana: meredam stres. Mengganti wajah tegang pengendara dengan sedikit senyum.

Kasat Lantas Polres Bogor, Ajun Komisaris Polisi Afif Widhi Ananto, tahu betul situasinya. Menunggu one way dibuka itu menguji emosi. Panas. Lelah. Bosan.

“Mereka butuh disapa,” kira-kira begitu pesannya.

Motor jadi pilihan. Lebih lincah. Bisa menembus titik-titik yang tak terjangkau mobil. Bahkan sampai ke barisan belakang—tempat yang sering paling menderita.

Di situlah “Motor Senyum” bekerja.

Bukan hanya soal camilan. Tapi juga percakapan singkat. Sapaan. Senyum dari petugas. Hal-hal kecil yang sering dilupakan, tapi justru paling terasa saat dibutuhkan.

Anak-anak yang mulai rewel, tiba-tiba diam saat diberi makanan ringan. Orang tua yang mulai gelisah, sedikit lebih tenang. Jalan memang belum bergerak. Tapi suasana berubah.

Itu yang dicari.

Di tengah padatnya jalur wisata di Kabupaten Bogor, pendekatan seperti ini terasa berbeda. Polisi tidak hanya mengatur arus. Tapi juga menjaga rasa.

Karena macet tidak selalu bisa dihindari. Tapi tegang—itu bisa dikelola.

Dan Motor Senyum memilih cara paling sederhana: hadir, menyapa, dan berbagi.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here