Tuesday, 17 March 2026
HomePolitikPernyataan Trump soal Iran di Piala Dunia 2026 Picu Polemik, FIFA Disorot...

Pernyataan Trump soal Iran di Piala Dunia 2026 Picu Polemik, FIFA Disorot Netizen

Bogordaily.net – Pernyataan Presiden Donald Trump yang menyarankan agar tim nasional Iran tidak tampil di Piala Dunia FIFA 2026 menuai reaksi luas di media sosial. Bahkan, FIFA turut menjadi sorotan karena dinilai tidak konsisten dalam menyikapi isu serupa di masa lalu.

Polemik ini bermula saat Trump menanggapi situasi yang melibatkan tim nasional Iran, yang sempat dikabarkan mempertimbangkan untuk mundur dari turnamen.

Ia menilai keikutsertaan Iran bisa menimbulkan risiko terhadap keselamatan tim itu sendiri.

“Tim nasional sepak bola Iran dipersilakan ke Piala Dunia, tetapi saya tidak yakin mereka seharusnya berada di sana, demi keselamatan dan hidup mereka sendiri,” tulis Trump.

Pernyataan tersebut dianggap bertolak belakang dengan sikap Gianni Infantino, Presiden FIFA, yang sebelumnya menegaskan bahwa Iran tetap diperbolehkan berpartisipasi dalam turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Infantino bahkan mengungkapkan bahwa dirinya telah berdiskusi langsung dengan Trump terkait hal tersebut.

Dalam pernyataan resminya, FIFA menyebut Trump justru memberikan sinyal bahwa Iran tetap dapat berlaga.

“Presiden Trump menegaskan bahwa Iran tentu saja dipersilakan berkompetisi dalam turnamen di Amerika Serikat,” demikian pernyataan resmi FIFA yang disampaikan melalui Infantino.

Ia juga menegaskan bahwa ajang Piala Dunia seharusnya menjadi sarana pemersatu masyarakat dunia, terutama di tengah berbagai konflik global yang sedang berlangsung.

Namun, pernyataan terbaru Trump justru memicu kritik tajam dari warganet. Banyak yang menilai pernyataan tersebut sebagai bentuk “boikot halus” terhadap Iran.

Sejumlah netizen kemudian membandingkan situasi ini dengan keputusan FIFA pada 2023 terhadap Indonesia, ketika status tuan rumah Piala Dunia U-20 FIFA 2023 dicabut akibat polemik penolakan terhadap kehadiran tim nasional Israel.

Perbandingan tersebut memicu perdebatan mengenai konsistensi FIFA dalam menerapkan prinsip netralitas dalam sepak bola internasional.

Di platform X, banyak pengguna mempertanyakan standar yang digunakan dalam mengambil keputusan.

Beberapa komentar bahkan menyindir bahwa jika alasan keamanan dijadikan dasar, maka status tuan rumah Amerika Serikat dalam Piala Dunia FIFA 2026 juga seharusnya ikut dipertimbangkan ulang.

Polemik ini kembali menunjukkan bahwa dunia sepak bola tidak sepenuhnya terlepas dari dinamika politik global, terutama menjelang turnamen terbesar yang akan digelar pada tahun 2026 tersebut.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here