Monday, 2 March 2026
HomeKabupaten BogorProstitusi Online Terbongkar Warga, 9 Orang Diamankan di Cibungbulang Bogor

Prostitusi Online Terbongkar Warga, 9 Orang Diamankan di Cibungbulang Bogor

Bogordaily.net – Prostitusi online di sebuah rumah kontrakan kecil di Cibungbulang, Kabupaten Bogor, berakhir dengan pintu yang diketuk keras oleh warga yang sudah lama resah. Malam itu, Jumat (27/2), kegelisahan warga mencapai puncaknya.

Aktivitas mencurigakan tak lagi bisa dianggap kebetulan. Ada lalu-lalang orang asing, ada kamar yang tak pernah benar-benar sepi.

Penggerebekan itu kemudian berlanjut ke tangan aparat. Polisi datang bersama Satpol PP, meredakan kerumunan yang mulai padat.

Dari dalam rumah kontrakan itu, sembilan orang diamankan. Empat pria. Lima wanita. Mereka tak banyak bicara saat dibawa keluar satu per satu.

Kapolsek Cibungbulang Kompol Iwan Wahyudi menjelaskan, kelima perempuan yang diamankan berinisial M (23), HI (29), F (30), N (29), dan RM (28).

Sementara empat laki-laki berinisial BS (39), U (50), M (31), dan II (32). Semuanya langsung dibawa ke Mapolsek Cibungbulang untuk pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Prostitusi online yang diduga berlangsung melalui aplikasi percakapan digital itu menjadi sumber keresahan warga sejak beberapa waktu terakhir.

Rumah kontrakan tersebut disebut sering didatangi orang yang berbeda-beda dalam waktu singkat. Pola yang terlalu berulang untuk disebut kebetulan.

Warga, kata Iwan, memilih melapor. Bukan bertindak sendiri. Polisi mengapresiasi langkah itu. Situasi di lokasi pun tetap kondusif saat petugas mengevakuasi para terduga pelaku.

Petugas juga telah meminta keterangan pemilik rumah kontrakan. Langkah berikutnya tidak hanya soal hukum, tetapi juga pembinaan. Polisi akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk menentukan tindak lanjut.

Prostitusi online yang terungkap dari penggerebekan ini kini masih dalam proses pemeriksaan intensif. Sembilan orang tersebut belum dipastikan status hukumnya. Namun bagi warga sekitar, satu hal terasa pasti: kegelisahan mereka, setidaknya untuk sementara, telah reda.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here