Saturday, 18 April 2026
HomeHiburanDelicious of Sadness Bangkit! Band Black Metal Cikarang Kembali Setelah 22 Tahun...

Delicious of Sadness Bangkit! Band Black Metal Cikarang Kembali Setelah 22 Tahun Vakum

Bogordaily.net – Setelah lama menghilang dari peredaran, unit Symphonic Black Metal asal Cikarang, Delicious of Sadness, akhirnya kembali menunjukkan eksistensinya di kancah musik ekstrem Tanah Air.

Band yang pertama kali terbentuk pada awal tahun 2000-an ini sempat menjadi bagian dari geliat skena underground di kawasan industri Cikarang.

Kini, setelah vakum selama lebih dari dua dekade, mereka bangkit dengan semangat baru, konsep musikal yang lebih matang, serta formasi yang telah berevolusi.

Pada masa awal berdirinya, Delicious of Sadness diperkuat oleh Obenk (gitar dan vokal), Philif (gitar), serta Babay (drum). Namun, dinamika band mulai berubah ketika Babay memutuskan keluar pada tahun 2001. Posisi drummer kemudian diisi oleh Ajie, yang turut membawa warna baru dalam perjalanan musikal mereka.

Secara musikal, band ini banyak terinspirasi oleh nama-nama besar di ranah black metal internasional seperti Marduk, serta pengaruh lokal dari band underground seperti DRY asal Surabaya.

Kombinasi referensi tersebut membentuk karakter musik yang gelap, agresif, namun tetap memiliki nuansa atmosferik yang kuat.

Setelah cukup aktif mengisi berbagai event underground mulai dari Bekasi Bawah Tanah #2 hingga Masa Hitam Bale Endah di Bandung, Delicious of Sadness memutuskan untuk vakum pada tahun 2003.

Selama 22 tahun “tidur panjang”, nama mereka perlahan menghilang dari peredaran. Namun pada tahun 2025, band ini kembali bangkit dengan identitas baru, membawa semangat segar untuk kembali meramaikan skena musik ekstrem Indonesia.

Kebangkitan Delicious of Sadness tidak sekadar reuni biasa. Mereka kini tampil dengan pendekatan musikal yang lebih kompleks, termasuk penambahan elemen keyboard yang memperkuat nuansa symphonic dalam setiap komposisi.

Perpaduan antara distorsi gitar yang agresif, beat drum yang intens, dan lapisan melodi orkestral menciptakan atmosfer yang lebih megah dan emosional. Identitas “Cikarang Symphonic Black Metal” pun semakin terasa kuat dalam karya-karya terbaru mereka.

Kembali ke Panggung dan Agenda Terbaru

Penampilan perdana pasca kebangkitan mereka terjadi dalam event Blacknation di Bekasi Junction pada 2025, yang menjadi momen penting kembalinya mereka ke hadapan publik. Di tahun yang sama, mereka juga tampil dalam acara Anniversary BTF di Cikarang.

Memasuki 2026, eksistensi mereka semakin diperkuat dengan keikutsertaan dalam event Blacken Ritual Asia’s yang digelar di Toba Dream Cafe Jakarta pada 12 April 2026.

Acara tersebut dipromotori oleh Black Anchor Production dan Black Ustadz Production, menghadirkan berbagai band dari skena metal underground.

Tak hanya aktif manggung, Delicious of Sadness juga tengah mempersiapkan rilisan terbaru berupa mini album (EP).

“Dalam waktu dekat, band kami sedang berproses untuk merampungkan EP yang berisi 5 amunisi tajam racikan kami yang akan dirilis oleh Dark eternity Bandung,” ujar Aji, perwakilan band.

EP tersebut diharapkan menjadi penanda resmi kembalinya Delicious of Sadness ke industri musik, sekaligus memperkenalkan warna baru mereka kepada generasi pendengar saat ini.

Formasi Terbaru Delicious of Sadness

Dengan konsep yang lebih matang, band ini kini hadir dengan formasi baru yang unik dan penuh karakter:

  • Hermes Mankurg : Cruelty Strings and Dark Sound of The Lone Jungle
  • Van Dunkz Trenga : Lunatic Strings
  • Hasban Habsenoov : Thorn of Hammers
  • Rizkienov Rayz : Lower Insane Chains
  • Blastphemous Bleed : Pray of Legions

Informasi Kontak dan Basecamp

Bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut atau mengundang Delicious of Sadness dalam sebuah event, berikut kontak yang bisa dihubungi:

  • Obenk: +62 857-7740-8693
  • Aji: +62 896-3631-3438

Basecamp:
Jl. Setia Budi No.19, I/V, Desa Karang Asih, Cikarang Utara 17530

Media Sosial:
Instagram: Deliciousofsadness.official
Facebook: Delicious of Sadness

Kembalinya Delicious of Sadness menjadi bukti bahwa semangat musik tidak pernah benar-benar padam. Setelah lebih dari dua dekade, mereka kini siap kembali “menggempur” panggung dengan energi baru dan karya yang lebih matang.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here