Friday, 24 April 2026
HomeHiburanDituding Lecehkan Santri, Syekh Ahmad Al Misry Buka Suara dan Tantang Bukti

Dituding Lecehkan Santri, Syekh Ahmad Al Misry Buka Suara dan Tantang Bukti

bogordaily.net – Syekh Ahmad Al Misry akhirnya angkat bicara menanggapi tudingan serius yang menyeret namanya. Ia membantah keras dugaan pelecehan terhadap lima santri pria yang belakangan ramai diperbincangkan publik, sekaligus menantang pihak penuduh untuk membuktikan klaim mereka.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Rabu 23 April 2026, Al Misry menegaskan bahwa semua tuduhan tersebut tidak berdasar.

Ia juga menyebut telah mengantongi sejumlah bukti serta saksi yang menguatkan posisinya.

Bukti-bukti itu, lanjutnya, sudah diserahkan kepada tim kuasa hukum untuk diproses lebih lanjut oleh pihak berwenang.

“Tuduhan pelecehan kepada santri itu tidak benar adanya,” katanya.

Kasus ini sendiri sebelumnya telah dilaporkan ke Bareskrim Polri pada 28 November 2025. Selama proses pemeriksaan, Al Misry mengklaim bersikap kooperatif dan mengikuti prosedur yang ada.

Ia juga meluruskan kabar yang menyebut dirinya melarikan diri ke Mesir. Menurutnya, keberangkatannya murni untuk urusan keluarga.

“Saya berangkat ke Mesir pada 15 Maret 2026 dan tiba 16 Maret 2026 untuk mendampingi ibunda yang sakit dan menjalani operasi pada 17 Maret 2026. Saya mendapatkan panggilan kepolisian pada 30 Maret 2026, atau sekitar 15 hari setelah saya berada di Mesir,” jelasnya.

Selain itu, ia mengapresiasi penyidik yang memberinya kesempatan memberikan keterangan dari jarak jauh.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bareskrim, khususnya para penyidik yang memberikan kesempatan menyampaikan kesaksian saya secara online,” tambahnya.

Di sisi lain, Al Misry menyayangkan beredarnya informasi yang dinilainya tidak melalui proses klarifikasi langsung.

Ia menegaskan bahwa, pihak-pihak yang menuduh sebenarnya memiliki akses untuk menghubunginya.

“Nomor kontak saya ada pada mereka, namun tidak ada tabayyun. Saya meminta kepada pihak yang menyebarkan tuduhan tersebut untuk menghadirkan bukti, walaupun hanya satu video,” tegasnya.

Tak hanya itu, ia juga membantah tudingan lain yang menyebut dirinya memfitnah ajaran agama demi membenarkan tindakan tidak pantas.

“Saya minta kepada ustadz yang menyebarkan informasi tersebut atau fitnah atau tuduhan tersebut untuk mendatangkan walaupun satu video saya berfatwa demikian. Demi Allah, saya tidak pernah berfatwa dengan hal demikian dan ini adalah fitnah yang sangat kejam,” pungkasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here