Bogordaily.net – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan bocah 4 tahun asal Desa Bojonggede, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor yang hanyut terbawa arus pada Kamis 23 April 2026.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani menjelaskan bahwa, korban berhasil ditemukan dengan kondisi meninggal dunia setelah hampir sehari pencarian, sekitar pukul 13.45 WIB.
“Korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kali gang Pesantren Desa Rawa Panjang Kecamatan Bojong Gede pada pukul 13.45 WIB,” kata Adam.
Adapun, pihaknya telah melakukan penyusuran sungai dari lokasi awal kejadian hingga 5 kilometer.
“SAR gabungan telah melakukan penyusuran darat dari TKM (Titik 0) sampai jembatan Bambu Kuning (±4/5 KM)
Sebelumnya diketahui, bocah 4 tahun di Kelurahan Bojonggede, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor hanyut terbawa arus, pada Rabu 22 April 2026.
Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin menjelaskan bahwa, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17:30 WIB sore.
Awalnya, saat terjadi hujan deras ada 4 orang anak sedang bermain hujan hujanan, tidak lama dari itu orang tua dari salah satu anak tersebut mencari anaknya yang sedang bermain hujan.
Kemudian menemukan anaknya dipinggiran kali, tetapi hanya terdapat Michel dan 2 teman lain nya (saksi),
“Info dari michel dan 2 saksi korban sedang loncat atas nama fardhan (Korban) sebelumnya sudah diingatkan oleh ke 3 teman nya (saksi) agar tidak melompat tetapi korban tetap melompat,” ungkap Jalaludin.
Menurut Jalal, setelah ayah michel mendapatkan informasi bahwa korban melompat, ayah michel (saksi) mencari korban dari titik nol hingga ke wilayah bambu kuning.
Adapun, identitas korban diketahui M Fardan Asfa usia 4 tahun 6 bulan jenis kelamin laki-laki, asal Desa Bojonggede Kecamatan Bojonggede.
(Albin)
