Bogordaily.net – KPK OTT Bupati Tulungagung kembali menjadi sorotan publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah pihak dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
Dalam keterangan resminya, KPK mengonfirmasi bahwa sebanyak 13 orang, termasuk Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, telah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penangkapan tersebut merupakan bagian dari operasi yang digelar pada Jumat (10/4).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa total ada 18 orang yang sempat diamankan dalam operasi tersebut.
Namun, setelah proses awal, 13 orang diputuskan untuk dibawa ke Gedung Merah Putih KPK secara bertahap.
“Dari total 18 orang yang diperiksa dan diamankan, selanjutnya 13 orang dibawa ke Jakarta hari ini secara bertahap,” ujar Budi dalam keterangannya, Sabtu.
Dalam perkembangan KPK OTT Bupati Tulungagung ini, KPK menyebut mayoritas pihak yang diamankan berasal dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.
Selain itu, terdapat satu pihak dari luar unsur pemerintah daerah yang turut diperiksa.
Tak hanya mengamankan para pihak, tim penyidik juga menyita sejumlah barang bukti. Salah satu yang menjadi perhatian adalah uang tunai yang diduga terkait dengan perkara yang tengah diselidiki.
Seluruh pihak yang telah dibawa ke Jakarta kini menjalani pemeriksaan intensif. KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka, sesuai dengan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
Operasi ini sendiri menambah daftar panjang kegiatan OTT KPK sepanjang 2026. Sebelumnya, pada hari yang sama, KPK sempat mengamankan total 16 orang dalam operasi di wilayah Tulungagung.
Dengan demikian, KPK OTT Bupati Tulungagung ini tercatat sebagai OTT kesepuluh yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut sepanjang tahun 2026, menegaskan komitmen KPK dalam memberantas praktik korupsi di tingkat daerah.***
